KPU belum terima laporan logistik telat sampai Yahukimo
"Cek dulu, apakah belum nyampainya ke kabupaten, atau kabupaten ke distrik-distrik," kata Arif.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengaku belum menerima laporan resmi mengenai keterlambatan logistik di Kabupaten Yahukimo, Papua. KPU mengklaim, distribusi logistik telah sampai ke semua kabupaten di Papua.
"Saya belum terima laporan itu, kalau kabupaten enggak. Sudah sampai semua," ujar Arif di Kantor KPU, Jakarta, Selasa, (8/4).
Arief meminta untuk dicek kebenarannya. Apakah belum sampainya ke tingkat kabupaten atau distrik atau ke TPS. "Cek dulu, apakah belum nyampainya ke kabupaten, atau kabupaten ke distrik-distrik, atau ke TPS," jelas Arief.
"Nanti kita klarifikasi dulu, saya enggak mau berandai-andai dulu. Nanti dicek dulu," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 35 distrik di Kabupaten Yahukimo hingga Selasa (8/4) belum menerima logistik pemilu sehingga KPU Papua akan meminta penundaan pelaksanaan pileg di daerah itu.
Menurut Ketua KPU Papua Adam Arisoy, jika logistik hingga besok pagi belum tiba, KPU Papua meminta pemilihan legislatif di Papua ditunda.
"KPU Papua akan menyurati KPU Pusat untuk meminta pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Yahukimo ditunda bila sampai Rabu (9/4) logistik belum terkirim," ujar Adam Arisoy seperti yang dikutip Antara, Selasa (8/4).
Baca juga:
Tunda Pemilu di Papua, KPU tunggu rekomendasi Bawaslu
Panglima TNI: Pemilu di Yahukimo bisa tertunda satu-dua hari
Tak dapat undangan, 261 tahanan di Palembang tak bisa nyoblos
Rusak, 3.344 surat suara dibakar KPU Kota Yogya
KPI imbau TV siarkan quick count paling cepat pukul 13.00 WIB