LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Komunitas Siber Prabowo & Influencer se-Surabaya Diskusi Bahas Kedaulatan Digital

Relawan Prabowo Sandiaga Uno Komunitas Siber (Proksi) berkumpul dengan para influencer di Surabaya dan Tuban, Jawa Timur. Mereka membahas kedaulatan digital Indonesia ke depan.

2019-03-14 20:29:00
Prabowo-Sandiaga
Advertisement

Relawan Prabowo-Sandiaga Uno Komunitas Siber (Proksi) berkumpul dengan para influencer di Surabaya dan Tuban, Jawa Timur. Mereka membahas kedaulatan digital Indonesia ke depan.

Pembahasan dalam bentuk Focus Grup Discusion (FGD) itu dalam rangka menyerap aspirasi serta keluhan mereka hadapi sekaligus memantapkan dukungan kepada Prabowo-Sandi.

Ketua Proksi Al Akbar Rahmadillah menyatakan saat ini para influencer banyak terbentur dengan peraturan yang dibuat oleh pemerintah Joko Widodo.

Advertisement

"Indonesia pada sekarang ini darurat tentang kadaulatan digital. Kami melihat yang jelas-jelas rezim ini tidak pro terhadap bangsa sendiri yaitu tentang revisi PP 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) terutama terkait usulan relaksasi lokalisasi data," ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/3).

Oleh karena itu, para influencer se-kota Surabaya dan Tuban ini mendukung Prabowo-Sandi untuk merevisi UU ITE. Mereka juga siap untuk berkampanye di sosial media secara masif untuk memenangkan Prabowo-Sandi.

"Jelas bahwa kepentingan asing itu adalah untuk membuka akses seluas-luasnya bagi produk atau layanannya di Indonesia dengan biaya seminimal mungkin, apabila data dan proses bisa dilakukan di luar Indonesia, ini adalah akses pasar yang sangat luas bagi mereka untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya di Indonesia, tanpa perlu mereka berinvestasi ataupun berkontribusi buat ekonomi Indonesia," beber Akbar.

Advertisement

Akbar juga mempertanyakan misi pemerintah memajukan startup dan ekonomi digital di Indonesia. Sebab, menurutnya, revisi PP PSTE ini justru bertolak belakang dengan misi Jokowi memajukan unicorn saat debat capres.

"Bagaimana ekonomi digital mau maju jika banyak regulasi yang diproduksi di rezim ini pro terhadap asing? Kami dari Proksi akan menyerap aspirasi dari seluruh elemen bangsa dan akan membuat rekomendasi untuk kemajuan ekonomi digital," pungkas Akbar.

Baca juga:
AHY Temui Prabowo Malam Ini, Laporkan Strategi 'Double Track' Demokrat
Merasa Lebih Muda 15 Tahun, Prabowo Sebut Emak-Emak Jadi Gemas
Besok, Petinggi Kubu Prabowo-Sandiaga Kumpul Bahas Kampanye Terbuka
Sindir Emosi Prabowo, Samawi Bilang 'Kalau Mau Dekat Rakyat Jangan di Atas Mobil'
AHY di Cipulir: Ingin Perubahan? Dukung Prabowo, Tapi Jangan Lupa Demokrat

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.