Ketua DPR soal reshuffle menteri: Ini memberikan harapan baru
Setya mengaku belum mendapat kabar siapa saja menteri yang bakal diganti.
Presiden Joko Widodo dikabarkan akan melakukan perombakan kabinet siang ini. Hal tersebut sudah diamini oleh sejumlah elite Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
Ketua DPR Setya Novanto mengatakan lewat bongkar pasang kabinet tersebut dia berharap agar pengganti menteri yang dicopot memiliki kinerja yang lebih baik. Sebab, dia menilai memang ada sejumlah menteri yang memiliki kinerja buruk.
"Ini tentu yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia dan diharapkan semua pihak. Karena isunya sudah begitu lama, ini akan jadi sesuatu hal yang memberikan kehidupan baru, harapan baru. Karena ada beberapa menteri yang menurut kami harus dievaluasi," kata Novanto di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/8).
Politikus Golkar ini mengaku belum mengetahui kabar Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno telah pamitan karena bakal lengser dari jabatannya. Namun, jika benar, dia memberikan apresiasinya terhadap kontribusi yang telah diberikan mantan Kasal tersebut selama menjabat sebagai Menko Polhukam.
"Saya tidak mendengar langsung, tapi apapun yang sudah dilakukan tugas-tugasnya, sudah memberi kontribusi pada bangsa dan negara. Saya pribadi ucapkan terima kasih. Kita lihat perkembangannya nanti.
Saat diberi tahu perihal nama-nama yang akan masuk menjadi menteri, Novanto yakin nama-nama tersebut merupakan sosok yang terbaik yang sudah disaring dengan cakap oleh Presiden Joko Widodo.
"Itu hak prerogatif Presiden. Kita tunggu nanti putusannya, kita tunggu hasilnya. Saya yakin itu yang terbaik," tandasnya.
Baca juga:
Ada mafia di balik pencopotan Rachmat Gobel dari jabatan mendag?
PDIP beri sinyal kadernya bertambah di kabinet Jokowi
Rachmat Gobel: Saya kembali jadi rakyat biasa, tidak pusing mafia
Mendag Rachmat Gobel dipastikan tergusur dari kabinet Jokowi
NasDem benarkan Menko Tedjo sudah pamitan karena direshuffle
Soal reshuffle, Effendi Simbolon sebut 'negeri ini makin gak karuan'
Ramai isu direshuffle, Menpar Arief Yahya naik gunung Cartenz