Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada mafia di balik pencopotan Rachmat Gobel dari jabatan mendag?

Ada mafia di balik pencopotan Rachmat Gobel dari jabatan mendag? Menteri Rachmat Gobel pimpin rapat di Kemendag. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dipastikan keluar dari lingkaran kabinet kerja Jokowi-JK. Kabar tersebut didapat setelah Rachmat Gobel dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Negara, semalam.

Rachmat Gobel tidak menyebutkan isi pembicaraan dengan Presiden Jokowi. Dia juga menyembunyikan alasan Jokowi mencopotnya dari jabatan menteri perdagangan yang sudah diembannya 10 bulan terakhir.

Mantan bos Panasonic merasa lega dicopot dari jabatannya. Alasannya jelas. "Tidak perlu repot dikejar-kejar mafia lagi," ujar rachmat Gobel saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (12/8).

Tidak dipungkiri, sebagai menteri perdagangan, Rachmat Gobel pasti bersinggungan dengan ulah para mafia perdagangan. Apalagi beberapa kebijakannya bisa dibilang membuat mafia gerah. Semisal pembatasan penjualan minuman alkohol di supermarket, larangan impor pakaian bekas, dan lainnya.

Apakah ada campur tangan para mafia yang mempengaruhi keputusan Jokowi mencopot Rachmat Gobel? "Saya tidak tahu kalau itu dan saya tidak mau berspekulasi," kata Rachmat.

Dia juga tidak menyebutkan sosok yang ditunjuk Presiden Jokowi untuk mengisi kursi menteri perdagangan. Isu yang beredar, Tom Lembong digadang-gadang bakal menggantikan Rachmat Gobel. Tom Lembong disebut-sebut sebagai salah satu orang kepercayaan Jokowi yang selama ini memberi masukan soal ekonomi. Dia merupakan pemilik galangan kapal di Batam yang baru-baru ini dikunjungi Presiden. Tom juga dikabarkan sebagai pemilik megablitz cineplex. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP