LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

'Katanya dukungan KTP Ahok cukup, kok sampai cari ke Singapura?'

Menurut Tantowi Yahya, Singapura sudah benar mendeportasi Teman Ahok karena langgar aturan.

2016-06-06 12:05:55
Teman Ahok ditahan di Singapura
Advertisement

Pendiri relawan Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas bersama rekannya, Richard Handris Saerang sempat tertahan di imigrasi Bandara Singapura saat hendak menghadiri acara bertajuk Meet Up Teman Ahok Team yang mengusung tema 'Menuju Indonesia yang lebih baik, festival Makanan Indonesia'.

Dalam acara tersebut, semula diagendakan pengumpulan KTP warga DKI yang berada di Singapura. Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya heran dengan langkah Teman Ahok mencari dukungan sampai ke luar negeri. Apalagi sebelumnya Teman Ahok sudah mengumumkan bahwa dukungan KTP untuk Ahok sudah cukup untuk mengantarkan bertarung di Pilgub DKI Jakarta 2017.

"In‎i yang bingung ya, katanya sudah cukup, bahkan lebih dari target katanya. Kalau sampai nyari di Singapura ini bagaimana? Lalu apa arti kata cukup itu?" kata Tantowi melalui pesan singkatnya, Senin (6/6).

Advertisement

Kedua Teman Ahok itu ditahan pihak otoritas Imigrasi Singapura karena negara larangan aktivitas politik dari negara lain yang dilakukan di negaranya.‎ Tantowi menuturkan, seharusnya Teman Ahok memahami aturan hukum yang berlaku di dalam negeri maupun di luar negeri.

"‎Mana ada suatu negara memperbolehkan adanya aktivitas politik negara lain di wilayah mereka. Kita seharusnya miris. Apalagi kedua orang itu kelihatannya seperti orang yang terpelajar dan apa yang dilakukan pemerintah Singapura itu sangat benar," ujar tantowi.

Politikus Golkar ini menilai, seharusnya kerja-kerja yang dilakukan tim sukses atau relawan dilakukan secara terkoordinir. Terlebih harus pula diawasi. "Itu ilmu hukum yang sangat mendasar," tuturnya.

Advertisement

Baca juga:
Haji Lulung nilai wajar Teman Ahok ditahan dan dideportasi
PDIP minta Teman Ahok taati sistem hukum di negara lain
Cari dukungan KTP di luar negeri, Teman Ahok persulit verifikasi
Politisi Gerindra sentil Teman Ahok: Narsis dan tak ngerti aturan
Gerindra sebut TemanAhok bikin malu pemerintah Indonesia

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.