LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kasus Arcandra, Sekjen Gerindra sebut pembisik Jokowi ceroboh

"Lingkungan presiden harus bertindak cermat," kata Muzani.

2016-08-16 11:40:37
Kabinet Jokowi
Advertisement

Kasus paspor ganda yang dimiliki Arcandra Tahar menuai kritik dari banyak pihak. Kecermatan Presiden Joko Widodo untuk menunjuk Arcandra sebagai menteri ESDM dianggap kesalahan yang fatal.

Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyindir para pembantu presiden dalam kasus Arcandra ini. Menurutnya, ada andil dari jajaran pembantu presiden dalam penunjukan Arcandra. Jika kabinet Jokowi memberikan masukan yang benar soal rekam jejak Arcandra, peristiwa ini tidak akan terjadi.

"Lingkungan presiden harus bertindak cermat. Bisa kecerobohan, kecolongan, bisa skandal. Jangan sampai wajah presiden tercoreng karena ini. Harusnya sudah selesai di sekretaris negara. Kemudian Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM. Sehingga presiden bisa ambil keputusan dengan jernih," kata Muzani di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Muzani menyebut masalah Arcandra dapat menjadi pembelajaran yang berharga bagi pemerintahan Jokowi-JK agar tidak sembarangan mengangkat seseorang menjadi menteri. Partai Gerindra, lanjutnya, menghargai keputusan Jokowi untuk mengganti Arcandra.

"Jadi pelajaran yang sangat berharga. Kita menghormati itu. Mengangkat dan memberhentikan," tegasnya.

"Pokoknya Gerindra menyerahkan ke presiden. Cuma karena ESDM sangat vital. Pilih lah yang reputasi membela kepentingan nasional sudah terbukti. Ini syarat kepentingan," sambung Muzani.

Seperti diketahui, Jokowi akhirnya memberhentikan dengan hormat Arcandra Tahar dari Menteri ESDM. Arcandra yang baru menjabat dua minggu sebagai menteri harus dicopot karena memiliki paspor Amerika Serikat.

Baca juga:
Buntut kasus Arcandra, kepercayaan publik kepada Jokowi bisa menurun
Pencopotan Arcandra tak pengaruhi pergerakan pasar keuangan
ESDM masih tunggu arahan Jokowi paska pencopotan Arcandra
Kasus Arcandra, Jokowi jadi boneka kelompok penyusup di istana
Satpam rumah dinas sebut Arcandra Tahar bukan pejabat sombong
Karier Arcandra dan paskibraka tersandung paspor asing
PPP nilai Jokowi copot Arcandra sudah tepat secara hukum dan politik

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.