Kapolda Sulut Harap Personel Purna Bakti Polri Terus Dukung Program Pemerintah
Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie berharap 145 personel Purna Bakti Polri tetap menjadi motivator, contoh teladan, dan mendukung program pemerintah.
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Roycke Harry Langie menyampaikan harapan besar kepada personel yang memasuki masa purna bakti. Beliau meminta agar mereka terus mengabdi di tengah masyarakat dan mendukung program-program pemerintah.
Pesan ini disampaikan dalam acara wisuda purna bakti di Manado, Rabu, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Sebanyak 145 personel Polri akan memasuki masa pensiun antara November 2024 hingga November 2025.
Momen ini menjadi ajang penghargaan atas loyalitas dan dedikasi mereka selama bertugas di Polda Sulawesi Utara. Kapolda menekankan pentingnya peran mereka sebagai teladan dan motivator di komunitas.
Pengabdian Berkelanjutan Purna Bakti Polri
Irjen Pol. Roycke Harry Langie secara tegas menyampaikan harapannya kepada para personel Purna Bakti Polri. Beliau ingin mereka senantiasa "menjadi motivator, contoh dan teladan yang baik," di tengah masyarakat. Peran ini sangat krusial dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah.
Dukungan terhadap program-program pemerintah menjadi salah satu fokus utama pesan Kapolda. Personel purna bakti diharapkan dapat menggunakan pengalaman mereka untuk memberikan kontribusi positif. Mereka juga diminta untuk "tetap menjaga komunikasi yang harmonis dengan institusi Kepolisian."
Total 145 personel yang akan purna bakti dalam satu tahun ke depan merupakan aset berharga bagi bangsa. Pengabdian mereka selama ini telah membentuk karakter dan integritas yang patut dicontoh. Kapolda percaya mereka akan terus berkarya meski tidak lagi aktif di kepolisian.
Penghargaan dan Apresiasi Atas Dedikasi
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Roycke Harry Langie menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. "Selamat memasuki masa purnabakti, terimakasih atas pengabdian, loyalitas dan dedikasi yang telah diberikan," ujarnya. Apresiasi ini diberikan atas jasa-jasa mereka selama bertahun-tahun.
Acara wisuda dan pelepasan purna bakti ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut. Ini menunjukkan betapa pentingnya momen tersebut bagi institusi. Kehadiran para Pejabat Utama Polda dan Bhayangkari turut memeriahkan suasana.
Kapolda menegaskan bahwa 145 personel tersebut telah mengabdikan diri dengan penuh kesetiaan, disiplin, dan dedikasi. Pengabdian ini khususnya diberikan kepada institusi Polri di Polda Sulawesi Utara. Merekalah pilar yang telah menjaga keamanan dan ketertiban.
Memperkuat Tali Persaudaraan Antar Generasi
Irjen Pol. Roycke Harry Langie menyebut hari itu sebagai "momentum yang sangat istimewa." Ini adalah kesempatan untuk "memberikan penghargaan sekaligus penghormatan kepada para senior, panutan dan teladan." Momen ini juga menjadi pengingat akan pentingnya regenerasi.
Tujuan utama dari wisuda purna bakti ini adalah memperkuat tali persaudaraan. Ini berlaku antara purnawirawan bersama keluarga dengan personel Polri yang masih aktif. Mereka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan estafet pengabdian.
Dengan menjaga komunikasi dan persaudaraan, pengalaman dari para senior dapat diturunkan kepada generasi muda. Hal ini akan memperkaya wawasan dan semangat juang personel aktif. Sinergi antara purnawirawan dan personel aktif diharapkan terus terjaga.
Sumber: AntaraNews