LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kampanye di Bogor, Anies Soroti Masyarakat Sulit Miliki Rumah

Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan memulai kampanye di Gedung Laga Satria Kompleks Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (28/11).

Selasa, 28 Nov 2023 15:46:00
anies baswedan dan muhaimin iskandar
Kampanye di Bogor, Anies Soroti Masyarakat Sulit Miliki Rumah (merdeka.com)
Advertisement

Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan memulai kampanye di Gedung Laga Satria Kompleks Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (28/11).

Kampanye di Bogor, Anies Soroti Masyarakat Sulit Miliki Rumah

Anies tiba di lokasi sekitar pukul 14.45 WIB, tidak ditemani Calon Wakil Presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar.

Dalam pidatonya, Anies menyinggung soal sulitnya masyarakat untuk mendapatkan rumah, meskipun harus melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Menurut Anies, antrean untuk mendapatkan KPR di Indonesia mencapai 12,7 juta keluarga. Sementara di Jabodetabek antrean mencapai 2,9 juta keluarga.

"Keluarga itu mau punya rumah, tapi nggak bisa. Sampai akhirnya singkatan KPR yang awalnya Kredit Pemilikan Rumah jadi Kapan Punya Rumah," kata Anies.

Anies menyebut, perlu ada perubahan untuk mempermudah pekerja nonformal di Indonesia agar mudah mendapatkan KPR. Terlebih mayoritas masyarakat Indonesia bekerja di sektor nonformal.

"Bank BUMN itu, keuntungan terbesarnya dari KPR. Bank punya negara, tapi warganya kesulitan untuk mendapat KPR yang harusnya justru memudahkan masyarakat mendapatkan rumah," ucap Anies.

Advertisement

Dia mengungkapkan, saat ini seolah-olah masyarakat kecil dipersulit untuk mendapatkan aset yang harganya meningkat setiap tahunnya.

Advertisement

Sementara untuk mendapatkan kredit mobil atau motor justru lebih mudah, yang justru harganya menyusut saat keluar dari dealer.

"Kenapa orang kecil tidak punya aset yang harganya terus naik. Situasi ini mau diteruskan atau diubah? Ini prioritas kami untuk diubah aturannya. Untuk mengubah aturan maka perlu kewenangan," tegas Anies.

Advertisement
Berita Terbaru
  • Bantuan Listrik Blora Diupayakan untuk 25 Keluarga di Desa Buluroto: Akses Energi untuk Warga Prasejahtera
  • Pemkab Pati Siapkan Destinasi Wisata Pati untuk Sambut Outing Class Pelajar dan Dongkrak Ekonomi Lokal
  • Cuaca Ekstrem Pulau Morotai Renggut Nyawa Nelayan, BNPB Imbau Warga Waspada
  • Amanah Aceh Kembangkan Budidaya Melon Golden Alisha, Gerakkan Ekonomi Warga Lokal
  • Military Drumband Madiun Meriahkan Hari Jadi ke-108, Libatkan Sembilan Sekolah Jatim
  • anies baswedan
  • anies baswedan dan muhaimin iskandar
  • bogor
  • cawapres anies baswedan
  • kampanye pilpres
  • regional
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yan Muhardiansyah
R
Reporter Rasyid Ali
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.