Jokowi lobi semua ketua parpol agar kader ikut Pilkada serentak
Jokowi mengakui Perppu belum layak untuk dikeluarkan karena keadaannya dianggap belum genting.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengambil sikap tidak akan mengeluarkan Perppu Pilkada serentak untuk 7 kabupaten/kota yang hanya terdapat satu pasangan calon. Menurut Jokowi, pemerintah akan melakukan pertemuan atau lobi-lobi agar ketua umum semua partai bersedia mengajukan calonnya.
"Ya menyampaikan, iya dong. Tentu saja menyampaikan ke ketua partai agar daerah yang masih satu calon bisa ditambah dengan calon lain," kata Jokowi di Istana Bogor, Rabu (5/8).
Untuk saat ini, Jokowi mengakui Perppu belum layak untuk dikeluarkan karena keadaannya dianggap belum genting. Apalagi Bawaslu akan memberikan rekomendasi kepada KPU untuk memperpanjang waktu pendaftaran untuk 7 kabupaten/kota agar tidak hanya satu pasangan calon.
"Ini genting apa enggak? Genting enggak. Gini, ini kan ada tambahan dari KPU sudah disampaikan ada tambahan sampai tujuh hari itu. Nanti dilihat tujuh hari itu," jelas Jokowi.
Soal pertemuannya dengan perwakilan partai politik soal komitmennya untuk mengajukan kadernya di 7 kabupaten/kota, Jokowi mengiyakan. Secara pastinya, Jokowi meminta untuk melihat perkembangannya selama 7 hari ke depan.
"Tidak spesifik seperti itu tapi mereka (parpol) akan berusaha mengajukan calon-calon ke sana," tutup Jokowi.
Baca juga:
KPU sebut perpanjangan waktu solusi buat daerah dengan calon tunggal
Bawaslu rekomendasikan KPU perpanjang pendaftaran pilkada 7 hari
Tak mau pilkada diundur, politisi PDIP desak Jokowi keluarkan Perppu
Soal Perppu, Jokowi bilang 'kita sedia payung sebelum hujan'
Ini kata calon wawali Surabaya yang mendadak mundur di hari terakhir