JK sampai Habibie setuju, Muladi sebut cuma Ical yang tolak munas
Kubu Ical menolak munas Golkar rekomendasi MPG pimpinan Muladi dengan sejumlah alasan.
Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) menolak rekomendasi Mahkamah Partai Golkar (MPG) yang meminta agar digelar munas tahun 2016 untuk persatukan kepengurusan partai. Ketua MPG Muladi mengklaim seluruh senior Golkar setuju digelar munas paling telat Maret 2016.
"Pak Habibie oke, semua setuju, kecuali Pak Ical," kata Muladi usai mengikuti rapat dengan Panja RUU KUHP di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/1).
Seperti diketahui, saat mengumumkan desakan agar gelaran Munas selambat-lambatnya digelar sebelum Maret tahun 2016, MPG juga membentuk Tim Transisi. Komposisi Tim Transisi yaitu B.J Habibie sebagai pelindung, Wapres Jusuf Kalla sebagai ketua merangkap anggota.
Sementara para anggota di antaranya Ginanjar Kartasasmita, Emil Salim, Abdul Latif, Suswono Yudhohusodo, Akbar Tandjung, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Theo L Sambuaga, dan Soemarsono.
Kubu Ical menolak digelarnya munas dengan sejumlah alasan. Misalnya, munas baru bisa digelar jika ada lebih dari separuh pengurus tingkat DPD yang menghendaki. Di lain hal, kubu Ical anggap rekomendasi MPG tidak sah, karena pengurus MPG pimpinan Muladi sudah berakhir sejak 14 Juli 2015.
Baca juga:
JK tegaskan munas harus dilaksanakan, senior ingin Golkar bersatu
Azis Syamsuddin: Ketua Mahkamah Partai Golkar saya, bukan Muladi
Kubu Ical setuju Golkar munas lagi, tapi ini syaratnya
Priyo sebut cuma orang yang mau Golkar rusak tolak putusan MPG
Akhiri konflik, Mahkamah Partai Golkar putuskan munas digelar Maret
Sidang putusan Mahkamah Partai Golkar digelar terbuka besok
Fadli Zon kesal Jokowi kembali campuri urusan internal Golkar & PPP