Jelang Pileg & Pilpres 2019, caleg Hanura 3 kabupaten di NTT ikuti pembekalan
Refafi meyakini, jika semua komponen partai serta para caleg di semua kabupaten bekerja keras, maka partai Hanura NTT akan masuk dalam unsur pimpinan dengan target 12 kursi.
Calon anggota legislatif partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dari 4 kabupaten di wilayah Nusa Tenggara Timur, diberi pembekalan jelang pemilihan legistalif 2019 mendatang.
Para caleg partai Hanura dari 4 kabupaten tersebut yakni, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua. Mereka terlihat serius ketika diberi arahan oleh Ketua DPD partai Hanura NTT, Refafi Ga dan Ketua Fraksi Hanura DPRD NTT, Hamdan Saleh Batjo.
Refafi Ga kepada merdeka.com mengatakan, pembekalan dilakukan bagi semua caleg agar memiliki komitmen bersama, dalam mengikuti pesta demokrasi, serta sebagai bentuk persiapan para caleg untuk siap bertarung di daerah pemilihannya masing-masing.
Refafi meyakini, jika semua komponen partai serta para caleg di semua kabupaten bekerja keras, maka partai Hanura NTT akan masuk dalam unsur pimpinan dengan target 12 kursi.
"Bahwa kami akan menargetkan setiap kabupaten itu satu fraksi, sehingga kami DPD di provinsi ini meyakini akan masuk dalam unsur pimpinan dengan target 12 kursi. Oleh karena itu kita percaya dengan kerja seluruh komponen partai dan seluruh teman-teman calon anggota DPRD dari setiap kabupaten, kota dan provinsi, kami yakin NTT 1 untuk DPR RI kami akan menyumbang satu kursi dan NTT 2 kami yakin dan percaya, bahwa kami akan menyumbang juga satu kursi tapi kalo Tuhan berkenan bisa dua kursi," ujarnya, Sabtu (20/10)
Para caleg yang mendapatkan pembekalan, diharapkan untuk tidak hanya bersosialisasi diri kepada masyarakat, namun tetap berkomitmen untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang.
Baca juga:
Update terbaru dana awal kampanye partai-partai politik
Black campaign dan negative campaign berbeda, tapi sama-sama merusak
KPU persilakan OSO ajukan gugatan ke PTUN
Pelapor korupsi dapat Rp 200 juta, OSO tegaskan demi perkuat KPK
Bawaslu tolak gugatan OSO pada KPU soal pengurus parpol jadi Caleg DPD
Hanura heran Prabowo mantan jenderal tapi kena dikibuli Ratna Sarumpaet