Jelang munaslub, Ade Komaruddin umbar pujian untuk Ical
Ade Komaruddin: Keluarga besar Golkar dan bangsa Indonesia perlu berterima kasih pada sikap kenegarawanan Ical.
Partai Golkar bakal menggelar munaslub pada 23-26 Mei 2016. Munaslub tersebut juga mengagendakan pemilihan ketua umum partai untuk menggantikan Aburizal Bakrie atau akrab disapa Ical. Sejumlah politisi Golkar mulai unjuk gigi menyatakan kesiapannya bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu partai.
Salah satunya Ketua DPR Ade Komaruddin. Jelang pelaksanaan munaslub, Ade mengumbar pujian pada Ical. Terlebih setelah turunnya SK Kepengurusan Golkar yang disahkan Kemenkum HAM di mana nama Ical didapuk sebagai ketua umum.
"Kita sudah dengar Menkum HAM Yasonna Laoly sangat kagumi Ical. Legowonya Ical, terbukanya Ical. Dan sangat rekonsiliatifnya Ical dalam konteks SK itu. Tentu keluarga besar Golkar dan bangsa Indonesia perlu berterima kasih pada sikap kenegarawanan Ical," katanya.
Dia menjelaskan, apresiasi perlu diberikan pada Ical karena berhasil meyakinkan pemerintah dalam hal ini Menkum HAM, sehingga SK kepengurusan yang sah akhirnya diterbitkan. Dengan SK itu legalitas munaslub tak perlu diragukan. "Dengan kenegarawanan Ical lewat SK Kemenkum HAM, perlu diberikan apresiasi tinggi," jelasnya.
Ade menuturkan, munaslub Golkar merupakan momentum rekonsiliasi untuk keadilan. Prinsip keadilan yang dimaksud adalah tidak ada satupun kader yang boleh merasa paling memiliki partai. Semua kader adalah bagian dari keluarga besar partai.
"Saya ingin tidak ada yang merasa jadi anak tiri di partai ini. Juga enggak ada yang merasa paling tuan rumah partai. Semua bersaudara. Tidak boleh ada satupun yang merasa terbuang, dianaktirikan. Sekaligus enggak boleh ada yang merasa paling dianakemaskan oleh partai ini," tegasnya.
Dia meyakini munaslub Golkar akan menghasilkan keputusan yang menyejukkan banyak pihak. Sebab, kata dia, sudah setahun lebih Golkar berada dalam musibah yang memprihatinkan dan harus bangit lagi demi kepentingan nasional.
Baca juga:
Caketum wajib setor Rp 1 M di munaslub Golkar, tak ada yang protes
Begini mekanisme pemilihan ketum Golkar di Munaslub
Senior Golkar sebut cuma ada 3 calon kuat Ketum Golkar di Munaslub
Pesan JK ke Idrus: Jangan munaslub buat Golkar pecah belah
Syarat Caketum Golkar harus lapor LHKPN ke KPK
Cerita para caketum Golkar minta restu JK jelang munaslub