Ikut sekolah kepala daerah PDIP, Djarot ngaku sudah minta izin Ahok
"Kita juga perlu belajar mendengarkan, duduk manis, dengarin apa yang baik," katanya
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, terlihat di kegiatan Sekolah Partai untuk Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk Pilkada Serentak 2017 yang dibuat PDIP. Djarot mengaku telah meminta izin kepada Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) agar bisa mengikuti sekolah tersebut.
"Sudah, sudah ngomong, kan tidak tiap hari. Saya tetap melaksanakan tugas," kata Djarot di Kinasih Resort Depok, Jl Raya Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Tapos, Depok, Selasa (6/9).
Djarot menuturkan, sekolah partai yang diselenggarakan mulai tanggal 6-10 September ini sifatnya wajib bagi kader yang akan dicalonkan sebagai kepala dan wakil kepala daerah. Dalam acara itu, mantan wali kota Blitar ini akan menjadi peserta.
"Enggak saya belajar. Refresh lah, sekali waktu kan selalu jadi narsum. Kita juga perlu belajar mendengarkan, duduk manis, dengarin apa yang baik," terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Partai, Komarudin Watubun mengatakan, sekolah ini diikuti para kader yang akan menjadi calon pemimpin. Materi yang akan diberikan mengenai kepancasilaan dan strategi pemenangan.
"Materi yang kita berikan mengenai kebijakan program daerah pro rakyat, Ideologi Pancasila 1 Juni, Visi misi berdasarkan arah perjuangan partai," kata Komarudin dalam sambutannya, Selasa (6/9).
Dikatakannya, aturan yang diterapkan pun sama. Peserta dilarang menggunakan ponsel selama materi diberikan. "Hanya boleh ketika jam makan dan setelah materi selesai," tandasnya.
Baca juga:
Djarot dan Rano Karno jadi peserta sekolah PDIP
Megawati sindir kepala daerah suka lupa visi misinya
Rayakan ulang tahun di fraksi PDIP, Puan malu ungkap usianya
Risma jadi pembicara sekolah PDIP untuk calon kepala daerah
Isu barter politik Budi Gunawan dan Ahok, PDIP merasa dipojokkan
Golkar dukung Jokowi di 2019, PDIP dukung siapa?
Digoda Golkar untuk 2019, Jokowi diminta PDIP fokus kerja