Ibas cemas, minta Demokrat tak 'di-Golkarkan' oleh Jokowi
"Itu hal yang wajar. Namanya juga siapkan payung sebelum hujan," kata Benny K Harman.
Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meminta Presiden Joko Widodo untuk tidak melakukan intervensi ke partainya yang akan gelar kongres Mei nanti. Bahkan Ibas meminta agar Presiden Jokowi tidak membuat Demokrat bernasib seperti Golkar.
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Benny K Harman menjelaskan, pernyataan Ibas ke Jokowi itu adalah sebuah kecemasan yang tak ingin mengalami dualisme seperti yang dialami partai beringin.
"Itu hanya kecemasan saja. Sebuah peringatan saja. Itu hal yang wajar. Namanya juga siapkan payung sebelum hujan," kata Benny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).
Meski demikian, Benny mengaku tak ada pihak yang mengancam partainya sehingga dapat menimbulkan perpecahan. Baginya, hal tersebut sebagai peringatan dini, bagi pihak-pihak tertentu yang tidak ingin melihat partai bersatu.
"Tidak ada. Bagi siapa saja ini. Indikasi ancaman, saya rasa tidak ada," ucapnya.
Ibas menyampaikan pernyataan tersebut saat rapat konsultasi antara Presiden Jokowi dengan pimpinan DPR dan fraksi yang duduk di parlemen kemarin. Ibas meminta agar Demokrat tidak 'di-Golkarkan' oleh Jokowi.
Baca juga:
'SBY harus jadi Ketum agar Demokrat tidak di-Golkar-kan'
Demokrat takut di-Golkar-kan, Jokowi ngaku tak terbayang sama sekali
Minta tak 'di-golkarkan', Ibas harap Jokowi jaga kedaulatan politik
Ketemu di DPR, Ibas pesan ke Jokowi agar Demokrat jangan dipecah
Politikus Demokrat dukung jika SBY mau nyapres lagi di 2019
Pakar hukum tata negara sebut SBY bisa nyapres lagi 2019