LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Hindari spekulasi tak netral, usulan Jenderal jadi Pj Gubernur diminta dikaji ulang

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengusulkan Asops Kapolri Irjen M Iriawan menjabat sebagai Penjabat Gubernur Jabar. Kadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin diusulkan sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara.

2018-01-29 16:26:33
Pemilu Serentak
Advertisement

Ketua DPW NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa menilai penunjukan Penjabat (Pj) Gubernur Jabar harus bisa membuat semua pihak nyaman. Jangan sampai keputusan yang diambil Mendagri memunculkan spekulasi terkait netralitas.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengusulkan Asops Kapolri Irjen M Iriawan menjabat sebagai Penjabat Gubernur Jabar. Kadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin diusulkan sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara.

"Pilkada itu harus diawali dengan baik. Jangan sampai penunjukan PJ Gubernur jadi polemik dan perdebatan. Kurang baik. Kalau ada (calon) lain, ya yang lain aja dulu," kata Saan di Kantor DPW NasDem, Bandung, Jawa Barat, Senin (29/1).

Advertisement

Menurut Saan, jika pertimbangannya untuk keamanan, maka hal itu bisa diselesaikan dan dipercayakan kepada Polda Jabar. Karena, pada dasarnya, Pj Gubernur harus bisa bekerja meneruskan program pemerintahan.

"(Kemendagri) harus menghindari spekulasi. Harus menjaga netralitas karena itu kami berharap mendagri mempertimbangkan itu," terangnya.

Mendagri Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa apa yang dilakukannya sudah sesuai aturan dan tak bertentangan di undang-undang Aparatur Sipil Negara, TNI, maupun Polri. Dirinya pun siap menerima sanksi bilamana yang dilakukannya salah.

Advertisement

"Kalau apa yang saya sampaikan salah, saya terima. Kalau melanggar, melanggar yang mana? Yang penting aturan-aturan mana? Keputusan ada pada Presiden melalui Mensesneg. Saya siap mau diberi sanksi mau dianggap salah mau dianggap kami siap," kata Thahjo di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu malam (27/1).

Baca juga:
Soal Pj Gubernur, PKS sebut 'Kenapa sih mesti polisi?'
KPU nyatakan PDIP lolos verifikasi faktual tingkat DPP
PDIP sebut PJ Gubernur dari Polri tak langgar UU karena hanya sementara
Cak Imin sebut usulan Jenderal jadi Pj Gubernur timbulkan kegaduhan baru
KPU berharap Pilgub Jatim berjalan aman

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.