LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Hijrah ke NasDem, Dadang Rusdiana tidak tahan berkonflik di Hanura

Wakil Sekretaris Jenderal (wasekjen) Partai Hanura Dadang Rusdiana hengkang dari Partai Hanura ke partai besutan Surya Paloh, NasDem. Alasannya karena ia tak tahan dengan kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) di Hanura.

2018-07-17 15:26:47
Pemilu 2019
Advertisement

Wakil Sekretaris Jenderal (wasekjen) Partai Hanura Dadang Rusdiana hengkang dari Partai Hanura ke partai besutan Surya Paloh, NasDem. Alasannya karena ia tak tahan dengan kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) di Hanura.

"Kan butuh kenyamanan. Politisi itu kan dipilih masyarakat, punya kedudukan kuat di masyarakat, tapi kalau tiba-tiba kita misalkan di DPP, sebagai petinggi partai dianggap enggak punya peran apa-apa, digoblok goblokin, siapa yang tahankan," kata Dadang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).

Alasan lain kepindahannya, karena konflik internal terkait perpecahan kepemimpinan yang tak kunjung selesai antara kubu Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) dengan Kepemimpinan Ketua Umum Daryatmo.

Advertisement

"PTUN memutuskan kubu Sudding yang menang, kubu kita, kemudian itu tidak dieksekusi oleh Kemenkum HAM itu kan menjadi konflik, dan bagi kita ketenangan batin dan kenyamanan itu segalanya dibandingkan dengan jabatan," ungkapnya.

"Kita lebih baik hijrah, daripada kita terus menerus berada pada pusaran konflik," sambungnya.

Selain masalah internal, kata Dadang, mahar politik tidak diperlukan untuk masuk NasDem. Hal itu, tambahnya, terbukti saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

Advertisement

"Jadi politik tanpa mahar itu kan tadinya menduga hanya sekadar slogan, tapi dalam beberapa pilkada kita buktikan di daerah, termasuk Pilkada Jabar, Ridwan Kamil, karena saya teman dekat dengan Ridwan Kamil, dia bilang juga, saya enggak pernah ngeluarin duit buat partai," ucapnya.

Dadang juga mengaku tidak dibayar untuk masuk NasDem. Lanjutnya, kader NaDem hanya perlu menjaga perolehan suaranya di Pileg mendatang.

"Saya enggak. Cuma pengurus DPW meyakinkan pada kita anda enggak usah berpikir mahar, enggak usah berpikir ngurus struktur, anda tinggal berpikir suara anda yang dulu dipelihara, murahkan," tandasnya.

Anggota Komisi X DPR itu juga mengungkapkan beberapa rekannya dari Hanura yang turut pindah ke NasDem. Mulai dari Dossy Iskandar, Rufinus Hutahuruk, Arief Suditomo dan Fauzi Amroh.

Baca juga:
Banyak kader pindah NasDem, Hanura akui sedang hadapi kemelut
Hanura terbelah, para petahana pilih nyaleg lewat NasDem
Kubu OSO tuding Wiranto gelar pertemuan terlarang dengan pejabat MA
Wiranto minta konflik Hanura diselesaikan dengan konsep resolusi bersatu
Kader minta Jokowi evaluasi posisi Wiranto di Kabinet usai obok-obok Hanura
Hanura DKI ancam kepung KPU terkait perubahan Sipol

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.