LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Hasto ingatkan PDIP cari caleg yang kokoh secara ideologis

"Tidak mungkin kita menjadi politisi yang handal kalau kita enggak pernah membaca, kalau kita enggak pernah membaca referensi buku-buku tentang Bung Karno, buku-buku tentang Pancasila dan buku-buku tentang dinamika politik global," tutur Hasto.

2018-06-04 12:45:49
PDIP
Advertisement

PDI Perjuangan menggelar tes tertulis dan psikotes online untuk menjaring calon legislatif Dapil DKI Jakarta. Sosok pemimpin yang dicari, kuat secara ideologis.

Demikian diungkap Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

"Dengan psikotes ini yang dilakukan secara online untuk pertama kalinya, kita ingin betul-betul melihat calon anggota legislatif yang kokoh secara Ideologis, yang punya kemampuan membangun organisasi, berani mengambil resiko, memiliki kepribadian yang baik, kemampuan untuk menyelesaikan masalah bagi rakyat," ucap Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (4/5).

Advertisement

Dia menuturkan, yang dicari adalah calon pemimpin untuk rakyat, dimana memiliki pribadi sebagai pembelajar dan pembaca yang tangguh.

"Tidak mungkin kita menjadi politisi yang handal kalau kita enggak pernah membaca, kalau kita enggak pernah membaca referensi buku-buku tentang Bung Karno, buku-buku tentang Pancasila dan buku-buku tentang dinamika politik global," tutur Hasto.

Dia pun memberi contoh dengan mengutip puisi dari Bung Karno, yang sering dibacanya. Dimana mengingatkan bahwa pemimpin itu lahir dari penderitaan dan perjuangan.

Advertisement

"Tidak ada pemimpin yang lahir dari kasur yang empuk, dari kamar yang indah, dari tempat yang nyaman. Pemimpin besar lahir dari penderitaan lahir dan batin, pemimpin besar lahir dari perjuangan, dari gemblengan di tengah rakyat," tutur Hasto.

Dia juga menyampaikan pemimpin harus pernah merasakan susah dan sengsara. Dan harus lahir dari keyakinan idealisme yang tumbuh dari semangat nasionalisme yang harus kuat dan tidak terkalahkan.

"jika hatimu hanya terbuat dari kertas dan plastik, lembek dan cetek, sudahlah jangan pernah bermimpi menjadi pemimpin. Jika engkau mengais karena susah, jika kalah sebelum bertarung, jika engkau ragu dalam apa yang kamu perjuangkan. Itu sari buku pokok pikiran Bung karno," jelas Hasto.

Karena itu, masih kata dia, ujian kali ini, untuk melihat aspek ideologi Pancasila, kepribadian, kepemimpinan, kemampuan menyelesaikan masalah serta daya juang. Hasil psikotest dan test tertulis online tersebut kemudian dipakai untuk seleksi calon.

"Mereka yang lolos akan mengikuti pembekalan caleg dimana para caleg akan diuji lagi kemampuannya di dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan dan representasi," terang Hasto

"Atas arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, yang kami cari adalah sosok pemimpin untuk rakyat. Kami mencari putra putri bangsa yang kokoh membela dan mampu membumikan Pancasila, memiliki kesadaran kerakyatan yang kuat, cakap di bidangnya, akrab dengan IPTEK dan teknologi, serta mampu menggelorakan rasa cinta kepada tanah air, dan bertekad untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkebudayaan."

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Pertama di Indonesia, PDIP adakan tes online untuk Bacaleg Dapil DKI Jakarta
Semangati kader TMP, dua perempuan penakluk Everest berbagi inspirasi
Taruna Merah Putih Jabar berganti pengurus, kini dipimpin Brando Susanto
Warga minta Maruarar Sirait rehabilitasi rumah tak layak huni di Desa Pasir Nanjung
Polemik BPIP, Prananda Prabowo tulis surat terbuka minta kader PDIP tenang

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.