LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Haji Lulung berambisi jadi Ketua Umum PPP

Haji Lulung berambisi jadi Ketua Umum PPP. Lulung mengaku ingin menyelamatkan PPP yang dinilainya sudah melenceng dari azas partai. Menurutnya,Djan Faridz seharusnya disalahkan karena telah melanggar AD/ART partai.

2017-03-14 13:47:12
Kisruh PPP
Advertisement

Abraham Lunggana atau lebih akrab disapa Haji Lulung tidak akan meminta bantuan kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy pasca pemecatannya yang dilakukan PPP kubu Djan Faridz. Sebab, Lulung juga sudah dipecat oleh PPP kubu Romi. Kini, Lulung justru berambisi menjadi pimpinan tertinggi partai berlambang kabah itu.

"Saya mau jadi ketua umum kok. Ketua umum PPP," kata Lulung, di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (13/3).

Lulung mengaku ingin menyelamatkan PPP yang dinilainya sudah melenceng dari azas partai. "Minta maaf ya, sebagai umat islam kita tinggal satu loh wadah berhimpun umat Islam yang konsisten tinggal PPP loh. Kalau PPP enggak ada, selesai ini republik," tegas Lulung.

Advertisement

Menurutnya, Djan Faridz seharusnya disalahkan karena telah melanggar AD/ART partai. Djan dinilai tidak punya dasar kuat untuk memecatnya dari partai.

"Sekarang gini, ini kan saya dalam AD ART ada pembelaan di situ dasarnya apa dia berhentiin saya? Yang salah siapa? Yang salah dia, masak enggak pahami azas kita. Dia tak menjalankan amar maruf nahi munkar," tegas Lulung.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz memutuskan memecat Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau Lulung. Penyebabnya, Lulung membelot dengan menggalang dukungan untuk pasangan cagub dan cawagub DKI nomor urut tiga, Anies-Sandiaga. Padahal PPP kubu Djan Faridz sejak awal mendukung Ahok-Djarot.

Advertisement

Mulai hari ini DPP secara resmi memecat haji Lulung berserta rombongannya di DPRD DKI," katanya saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (13/3).

Dia menambahkan, Lulung sudah diberikan surat peringatan sampai tiga kali. Yang membuat langkah tegas harus diambil Djan, setelah Lulung menyatakan dukungan pada pasangan calon Sandiaga Uno- Anies Baswedan.

"Haji Lulung sudah kami beri surat peringatan 1, 2, dan 3 sebelumnya. Puncaknya dia mendeklarasikan dukungan pasangan cagub lain yang berbeda dari keputusan DPP, yakni dukung Ahok- Djarot," tegasnya.

Baca juga:
Haji Lulung melawan, bilang Djan Faridz tidak jelas
Ini dalil Haji Lulung ogah di barisan Ahok dan dukung Anies-Sandi
Haji Lulung bawa gerbong PPP merapat ke Anies-Sandiaga
Djan Faridz berulang kali peringatkan Lulung kembali ke DPP PPP
Para politisi pembelot di Pilgub DKI
Begini kesan Sandiaga terhadap sosok Haji Lulung

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.