Gerindra minta Mega dan pelapor dipertemukan agar situasi tak kacau
Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa menyayangkan langkah Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama yang melaporkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri karena dugaan menistakan agama. Menurutnya, upaya persuasif perlu dilakukan seperti mempertemukan Megawati dengan pelapor.
Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa menyayangkan langkah Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama yang melaporkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri karena dugaan menistakan agama. Menurutnya, upaya persuasif perlu dilakukan seperti mempertemukan Megawati dengan pelapor.
"Saya pikir hal-hal ini bersama-sama usaha persuasif, seperti dipanggilan Bu Mega dipertemukan dengan pelapor," kata Desmond saat dihubungi, Selasa (24/1).
Desmond menduga, laporan ini bisa membuat situasi nasional kacau karena akan muncul upaya saling lapor. Ditambah lagi, pemeriksaan perkara tiap laporan masuk akan membutuhkan anggaran negara yang besar.
"Yang pertama ini suasana nasionalis kita tambah kacau. Ini sebenarnya urusan-uruan saling melapor ini pemeriksaan perkara ini kan ada biayanya maka ini perbuatan yang menurut saya menghabiskan keuangan negara," jelasnya.
Laporan penistaan agama yang dituduhkan kepada Megawati cenderung politis dan akan merusak tatanan kehidupan yang lain.
"Ini cenderung politik bukan pada penegakan hukum, dan ini menurut saya akan merusak pada tatanan yang lain," tegasnya.
Wakil Ketua Komisi III DPR ini khawatir upaya saling lapor antar kedua pihak akan menyita waktu Polri untuk memproses kasus hukum lain. Akibatnya, banyak kasus hukum yang lebih besar tidak tertangani dengan baik.
"Kita juga harus kasihan sama polisi, dan polisi harus menyadari kalau enggak polisi akan tersita waktu dalam membap orang dan kejahatan yang lain tidak tertangani dengan baik," pungkasnya.
Baca juga:
Puan soal kasus Megawati: Ini mah bukan urusan anak dan ibu
PDIP pasang badan soal Megawati dituduh jadi penista agama
PDIP tuding laporan penistaan agama ke Mega atas perintah Rizieq
Masinton sebut pelapor Megawati punya pemahaman dangkal & tak paham
Megawati dipolisikan, Polri butuh saksi ahli dan bahasa
Eks Ketua FPI Jakut polisikan Megawati karena kalimat ini
Baharuzaman, pelapor Megawati mantan Ketua FPI Jakarta Utara