LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra Klaim Demokrat Dapat Efek Ekor Jas karena Baju Biru Sandiaga

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menampik kampanye capres cawapres tidak menguntungkan partai koalisi. Hal itu kerap menjadi kritikan karena Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berasal dari Gerindra. Khususnya Partai Demokrat yang merasa tidak diuntungkan dari kampanye demi Pilpres.

2018-11-16 17:55:39
Prabowo-Sandiaga
Advertisement

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menampik kampanye capres cawapres tidak menguntungkan partai koalisi. Hal itu kerap menjadi kritikan karena Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berasal dari Gerindra. Khususnya Partai Demokrat yang merasa tidak diuntungkan dari kampanye demi Pilpres.

Riza mencontohkan, Sandiaga Uno rajin memakai pakaian berwarna biru. Dia mengklaim gaya berpakaian bekas Wagub DKI Jakarta itu memberikan efek ekor jas kepada partai dengan warna sama.

"Demokrat kan warnanya biru, seperti PAN itukan memberikan sinergi dan simbol positif di Demokrat dan PAN umpamanya," kata Riza di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (16/11).

Advertisement

Riza klaim jika partai ingin kampanye bersama capres cawapres tinggal mengatur waktu. Menurutnya Demokrat bisa ambil keuntungan dengan mengkampanyekan bersama dua anak muda, Agus Harimurti Yudhoyono dengan Sandiaga.

"Apalagi AHY bisa tampil bersama pak Sandi ya, tokoh muda luar biasa tidak hanya viral tentu berinspirasi akan meningkatkan elektabilitas," ucapnya.

Riza pun menampik partai pengusung Prabowo-Sandiaga tidak mendapatkan efek ekor jas. Menurutnya, Demokrat, PKS, PAN, juga Partai Berkarya mendapatkan porsi suara merata jika mengkampanyekan capres cawapres. Sebab, komposisi lima partai ini tak besar. Sehingga pembagian perolehan suara pun akan sama besar.

Advertisement

"Kue perolehan pilpres yang besar hanya dinikmati lima partai pendukung, berbeda dengan pilpres di sebelah yang dibagi sembilan partai," kata Riza seraya menyindir koalisi gemuk inkumben Joko Widodo.

Baca juga:
Koalisi Prabowo Tak Akur, Tim Jokowi Bakal Rebut Suara PAN, Demokrat dan PKS
Gerindra - Demokrat Memanas, PKS Ajak Enjoy The Game dan Jangan Baper
Demokrat soal Janji: Sebaiknya Ditanyakan Kembali ke Prabowo-Sandiaga
Fahri Ingatkan Kubu Prabowo: Pertarungan Harus Diangkat Derajatnya Pada Data
Demokrat dan Gerindra Memanas, PKS Usul Prabowo Inisasi Pertemuan Dengan SBY
Timses Jokowi Soal Sentilan SBY ke Muzani: Dosis Keretakan Koalisi Prabowo Parah

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.