LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra Klaim Acara Reuni 212 Tambah Dukungan Untuk Prabowo-Sandiaga

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono membenarkan elektabilitas antara Capres Prabowo dan Jokowi hanya selisih 4 persen. Hasil itu dari hasil blusukan Prabowo-Sandi ke daerah. Dukungan juga terus bertambah dengan adanya acara reuni 212.

2018-12-12 12:33:54
Prabowo-Sandiaga
Advertisement

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono membenarkan elektabilitas antara Capres Prabowo dan Jokowi hanya selisih 4 persen. Hasil itu dari hasil blusukan Prabowo-Sandi ke daerah. Dukungan juga terus bertambah dengan adanya acara reuni 212.

"Benar. Itu pertimbangannya sekarang dengan hasil keliling Pak Prabowo, Pak Sandi. Terus kemarin dengan ada acara reuni 212 itu juga menambah," kata Ferry saat dihubungi merdeka.com, Rabu (12/12).

Politikus Partai Gerindra itu tidak mempercayai sampel maupun hasil lembaga survei lain. Dia yakin bulan Januari-Februari ke depan, elektabilitas Prabowo-Sandi bisa terus naik.

Advertisement

"Saya sih lebih percaya 7 juta orang atau berapa juta orang kemarin 212 adalah sampel bahwa pemilih Prabowo-Sandi itu membesar, dari pada percaya sama 1.400 responden yang dibuat LSI Denny JA," ujarnya.

Ferry pun menilai, ditariknya Ma'ruf Amin sebagai cawapres tak ampuh untuk menambah elektabilitas Jokowi. Justru dalam Pilpres ini Jokowi terlihat bekerja sendiri. Ditambah, kata Ferry, saat ini Jokowi sudah tak punya terobosan yang bisa menaikkan elektabilitasnya.

"Mau ngambil suara milenial sama perempuan ada Pak Sandiaga Uno, mau gembar gembor soal infrastruktur sekarang banyak yang ditangkap tangkapin korupsi infrastruktur," ucapnya.

Advertisement

"Pak Jokowi sering marah-marah mungkin ada tekanan untuk terus mempertahankan kekuasaan. Akhirnya dia pada saat yang sama melihat elektabilitasnya enggak naik-naik ada kemungkinan malah cenderung turun," ujar Ferry.

Baca juga:
Ini Penjelasan Sandiaga Soal Pembangunan Infrastruktur Tanpa Utang
Membedah Hasil Survei Internal Jokowi dan Prabowo
Ajak Warga Hadiri Kampanye Sandiaga, Kades Sampangagung Dituntut 6 Bulan Bui
Markas Dibuka di Jateng, Gerindra Solo Yakin Bisa Rebut 'Kandang Banteng'
Gerindra Minta KPU Buka Kode Bintang di NIK Pemilih Dalam DPT

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.