Fokus benahi internal, PPP tak pusingkan soal reshuffle menteri
"PPP tidak akan ikut gaduh-gaduhan," kata Arsul Sani.
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengaku, pihaknya enggan menanggapi wacana reshuffle kabinet jilid II, yang akan dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK.
Dirinya mengatakan jika partainya saat ini sedang fokus pada upaya-upaya pembenahan di internal, dan enggan terlibat dengan hiruk-pikuk isu reshuffle kabinet jilid II tersebut.
"PPP fokus pembenahan internal. PPP enggak mau ngomong soal menteri," kata Arsul di Gedung DPR RI Senayan, Senin (25/7).
"PPP tidak akan ikut gaduh-gaduhan," katanya menambahkan.
Diketahui, wacana mengenai perombakan (reshuffle) kabinet kerja oleh Presiden Jokowi, makin santer akhir-akhir ini. Kabarnya, isu reshuffle kabinet ini akan diumumkan dalam waktu dekat, atau paling cepat pada pekan ini.
Baca juga:
Golkar: Reshuffle kabinet Jokowi harus utamakan perbaikan ekonomi
Fadli Zon: Jangan sampai reshuffle memunculkan masalah baru
Hanura minta Jokowi jangan buat para menteri jadi galau
Ini penjelasan Mensesneg soal Presiden larang menteri keluar Jakarta
Hanura jika kena reshuffle: Mau ditambah monggo dihilangkan monggo
Ketua DPR soal reshuffle: Paling paham kinerja menteri ya Presiden