LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fadli Zon sarankan Golkar segera deklarasi nama cawapres buat Jokowi

Waketum Gerindra Fadli Zon menyarankan Partai Golkar segera mendeklarasikan pencalonan Joko Widodo dengan kader Golkar di Pilpres 2019 mendatang. Pernyataan ini menyikapi usulan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie yang menginginkan kadernya sebagai cawapres mendampingi Jokowi.

2017-05-24 14:04:11
Partai Golkar
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyarankan Partai Golkar segera mendeklarasikan pencalonan Joko Widodo dengan kader Golkar di Pilpres 2019 mendatang. Pernyataan ini menyikapi usulan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie yang menginginkan kadernya sebagai cawapres mendampingi Jokowi.

Satu nama kader Golkar yang santer disebut bakal mendampingi Jokowi adalah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

"Ya kan semua partai pasti punya perhitungan-perhitungan politiknya masing-masing. Jadi sah-sah saja kalau misalnya memang demikian. Kalau perlu segera saja dideklarasikan," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/5).

Fadli mengungkapkan, partainya akan tetap konsisten mengusung Prabowo Subianto kembali menjadi capres di Pemilu 2019. Seluruh kader Gerindra seluruh Indonesia pun diklaim mendukung wacana tersebut.

"Kalau di Gerindra kita mau mengajukan Pak Prabowo. Dan saya yakin hampir semua jajaran Gerindra di Indonesia memang hanya menginginkan Pak Prabowo sebagai Presiden," jelasnya.

Untuk sosok pendamping Prabowo, Fadli menyebut Gerindra tak ingin terburu-buru. Pihaknya akan melihat konstelasi politik yang berkembang termasuk regulasi di UU Pemilu baru sebelum menentukan cawapres Prabowo.

"Kalau mengenai wakil tentu kita akan lihat pada saat akhir karena itu akan terkait dengan berbagai macam faktor. Termasuk sekarang ini masalah UU pemilu kemudian tentu saja mengikuti konstelasi politik saat ini. Saya kira kalau wakil akan diputuskan belakangan," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mengusulkan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar membahas kriteria bakal calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo calon presiden pada pemilu 2019. Menurut Ical, akan lebih baik jika bakal cawapres itu dari Partai Golkar.

"Menghadapi pemilu presiden 2019, Partai Golkar sudah memutuskan mendukung Pak Jokowi sebagai capres, tetapi posisi cawapres masih kosong. Apakah Partai Golkar akan mengusulkan satu atau dua nama sebagai bakal cawapres," kata Aburizal Bakrie ketika menyampaikan pidato pengarahan, pada Rapimnas II Partai Golkar, di Balikpapan, Kalimantan Timur, seperti dilansir Antara, Senin (22/5).

Usulan tersebut, kata dia, diserahkan kepada Rapimnas yang sedang berlangsung untuk dibahas. "Tetapi, usulan tersebut sebaiknya jangan sebut nama dulu, tetapi baru sebatas kriteria," katanya.

Baca juga:
Soal sosok cawapres di 2019, Golkar serahkan pada Jokowi
Agung minta Golkar konsisten capreskan Jokowi, tak ada yang mendua
Ambisi Golkar jadi cawapres pendamping Jokowi di 2019
Ical minta Golkar siapkan bakal cawapres dampingi Jokowi di 2019
Anies tegaskan tak tergoda maju Pilpres 2019 dan pilih urus DKI
JK sebut belum ada kader Golkar cocok jadi cawapres Jokowi di 2019

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.