Anies tegaskan tak tergoda maju Pilpres 2019 dan pilih urus DKI
Merdeka.com - Nama Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan masuk dalam bursa calon presiden di Pilpres 2019. Itu terungkap dalam hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Namun, Anies menegaskan tetap memilih memimpin ibu kota.
"Saya sudah katakan saya mau ngurusin Jakarta," kata Anies di Jalan Makmur No 25, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (22/5).
Disinggung terkait adanya kontrak politik dengan partai Gerindra untuk Pilpres 2019 nanti, Anies kembali membantah. Dia mengaku hanya akan fokus pada pembangunan di Jakarta.
"Jangan diganggu sama yang begini-begini (isu masuk bursa Pilpres). Saya fokus Jakarta saja," tegasnya.
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, menyebut nama Anies Baswedan mampu masuk dalam bursa Pilpres 2019 nanti. Namun bukan sebagai Capres melainkan hanya sebagai Cawapres.
Namun demikian, jelas dia, pertaruhannya apakah Anies bakal melakukan jejak serupa Joko Widodo (Jokowi) yang maju dalam bursa Pilpres di tengah masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Atau sebaliknya menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI selama 5 tahun.
"Jangan sampai dianggap lagi kutu loncat seperti Pak Jokowi dulu. Tradisi politik kita memang harus lebih diperbaiki. Selesaikan dulu minimal satu periode setelah itu go head mau ke mana juga kan bisa," kata Ardian di Jakarta, Jumat pekan lalu.
Menurutnya, modal utama yang saat ini dimiliki Anies adalah tingkat popularitas. Pernah menjadi kandidat dalam Pilgub DKI Jakarta menjadi poin tambahan lantaran pada prosesnya beberapa waktu lalu mencuri banyak perhatian.
"Kesulitan terbesar kandidat adalah memperkenalkan diri. Bayangkan ketika dia tidak ikut Pilkada DKI Jakarta berapa puluh kali dia berkeliling untuk memperkenalkan diri. Dengan ikut kontestasi itu kemudian dia berhasil menang kemudian juga masyarakat bisa melihat track record," terang Ardian.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya