Efisiensi Anggaran Wujudkan Program Sekolah Gratis Banten, Gubernur Andra Soni Paparkan Capaian
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan efisiensi anggaran daerah sukses mewujudkan program **Sekolah Gratis Banten** untuk tingkat menengah, menjangkau puluhan ribu siswa dan akan diperluas ke MA swasta.
Gubernur Banten Andra Soni mengumumkan keberhasilan program sekolah gratis bagi siswa tingkat menengah di wilayahnya. Keberhasilan ini merupakan hasil optimalisasi efisiensi anggaran pemerintah daerah. Program ini menjadi wujud nyata pelayanan kepada masyarakat Banten.
Andra Soni menyampaikan capaian positif ini saat memaparkan realisasi program pro-rakyat pada acara silaturahmi halalbihalal Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Banten di Kota Serang, Minggu. Ia menekankan komitmennya untuk langsung merealisasikan program prioritas sejak dilantik.
Sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah bergerak cepat. Pemprov Banten langsung merealisasikan delapan program utama dan 24 program turunan.
Optimalisasi Anggaran untuk Pendidikan Berkualitas
Salah satu program unggulan yang menjadi fokus utama adalah program sekolah gratis untuk tingkat SMA, SMK, dan SKh swasta. Keberhasilan program ini didorong oleh kebijakan efisiensi anggaran yang cermat. Pemprov Banten memangkas belanja yang tidak berdampak langsung dan mengalihkan dananya untuk pembiayaan pendidikan.
Pada tahun 2025, program **Sekolah Gratis Banten** ini tercatat telah menjangkau 801 sekolah swasta. Sebanyak 60.705 siswa telah merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini. Pemprov Banten pun berencana memperluas cakupan program ini ke tingkat Madrasah Aliyah (MA) swasta mulai tahun 2026.
Andra Soni menegaskan, “Efisiensi bukan sekadar pemotongan anggaran, tetapi mengalihkan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak maksimal bagi warga Banten.
Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Petani
Selain sektor pendidikan, Gubernur Andra Soni juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Program ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di wilayah pedesaan.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 62 ruas jalan desa berhasil dibangun. Pembangunan ini secara khusus berfokus di wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.
Kebijakan pembangunan infrastruktur tersebut terbukti mampu membuka akses transportasi dan meningkatkan mobilitas. Hal ini juga mendorong perputaran ekonomi warga desa.
Dampak positif juga terlihat pada peningkatan kesejahteraan di sektor pertanian, di mana Nilai Tukar Petani (NTP) Banten tercatat mencapai 111 persen pada tahun 2025. “Capaian tersebut menunjukkan peningkatan kesejahteraan petani dan keselarasan dengan arah pembangunan nasional yang berfokus pada penguatan wilayah,” tambah Andra Soni.
Apresiasi Kebijakan Pro-Rakyat dari Pusat
Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PSI, mengapresiasi capaian pembangunan Pemprov Banten. Menurutnya, hal ini menjadi bukti konkret bahwa kebijakan publik yang lahir dari proses politik dapat memberikan dampak langsung kepada rakyat.
Menyampaikan salam dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Raja Juli Antoni mengajak seluruh kader partai untuk terus menghadirkan solusi melalui jalur politik yang berintegritas.
“Perubahan yang berkelanjutan hanya bisa dilakukan melalui partai politik. Politik adalah cara mengonversi niat baik menjadi kebijakan nyata,” ungkap Raja Juli. Apresiasi ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara kebijakan daerah dan dukungan dari tingkat pusat.
Sumber: AntaraNews