Djarot soal pilgub: Kalau beli mangga saja enggak boleh karbitan
Djarot soal pilgub: Kalau beli mangga saja enggak boleh karbitan. Calon wakil gubernur petahana DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengingatkan kepada warga untuk memilih pemimpin yang telah teruji kinerjanya. Sebab, untuk memimpin Ibu Kota tidak boleh main-main.
Calon wakil gubernur petahana DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengingatkan kepada warga untuk memilih pemimpin yang telah teruji kinerjanya. Sebab, untuk memimpin Ibu Kota tidak boleh main-main.
"Kalau beli mangga saja enggak boleh karbitan. Enggak enak. Milih pemimpin juga harus begitu. Jangan pilih pemimpin jangan karbitan," ujar Djarot di Rumah Lembang, rumah pemenangan Ahok-Djarot di kawasan Jalan Lembang No 24-25, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11).
Menurut mantan Wali Kota Blitar tersebut, Jakarta tidak akan maju oleh pemimpin yang hanya coba-coba. Hal itu dia ucapkan, lantaran dirinya sebelum menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot pernah menjabat sebagai Wali Kota Blitar selama dua periode. Sementara itu, Ahok juga pernah menjabat sebagai Bupati Belitung Timur.
Dengan berbagai prestasi yang diraihnya, Djarot mampu meraih kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan duduk di komisi II selama dua bulan. "Saat saya di DPR RI, Pak Ahok meminta saya untuk menjadi pendampingnya," tandasnya.
Sementara itu, Djarot mendapatkan aduan dari beberapa masyarakat di berbagai wilayah DKI Jakarta. Para warga tampak antusias menyampaikan aduan-aduannya kepada Djarot di Rumah Lembang.
Salah satu warga bernama Joice mengaku akan memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 tersebut pada tanggal 15 Februari mendatang. Menurutnya, pasangan tersebut telah berhasil membenahi Ibu Kota pada kinerja sebelumnya.
"Banyak perubahan yang kami rasakan. Ada Kartu Jakarta Pintar, Perpustakaan Jakarta, dan lainnya," ucap Joice.
Baca juga:
Djarot sebut pengadangan saat di Kembangan akan dipanggil polisi
Djarot geregetan dengan kinerja Bawaslu tak berani beri sanksi
Djarot sebut demo penolak kedatangannya kelompok yang sama
Semangatnya Abang Negara, teriak pilih nomor 2 tapi acungkan 3 jari
PPP Djan tetap dukung Ahok: Pilih pemimpin jangan coba-coba