Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Djarot geregetan dengan kinerja Bawaslu tak berani beri sanksi

Djarot geregetan dengan kinerja Bawaslu tak berani beri sanksi Djarot kampanye di Kebayoran Lama. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengaku geregetan dengan kinerja Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta. Sebab, Bawaslu dinilainya tidak berani tampil untuk memberi sanksi kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang telah melanggar aturan kampanye.

"Bawaslu dan Panwaslu itu cuma ngawasi, enggak berani memberi tindakan dan sanksi. Saya juga ini geregetan loh," kata Djarot di hadapan warga serta relawan di Rumah Lembang, Jalan Lembang No 24-25 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11).

Selain itu, dirinya juga makin geram dengan Bawaslu DKI Jakarta, ketika dirinya pernah dilarang untuk melihat sebuah musala di Semper, Jakarta Utara.

Sebab saat itu Djarot mengaku hendak menunaikan kewajiban ibadah sebagai umat muslim. Kunjungan tersebut juga atas permintaan warga setempat untuk melihat kondisi musala tersebut.

"Kita mau begini dilarang, di Semper saya mau lihat sebuah musala atas permintaan warga, eh mereka (Bawaslu) bilang enggak boleh. Jangan ke sana. Saya marah dong, emang saya mau kampanye, kan lihat saja," tandas Djarot. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP