Diajak SBY koalisi lagi, PKS masih pikir-pikir
PKS menilai koalisi yang digagas tiap partai politik saat ini tidak memiliki konsep yang jelas.
Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menilai koalisi yang digagas tiap partai politik saat ini tidak memiliki konsep yang jelas, termasuk koalisi yang digagas Partai Demokrat selama sepuluh tahun. Menurutnya koalisi itu tidak produktif menuntaskan setiap persoalan yang ada di masyarakat.
"Jujur saja ramai-ramai membuat koalisi tetapi tidak mempunyai konsep yang jelas. Maaf-maaf termasuk koalisi yang bangun SBY saat Setgab dalam 10 tahun belakangan ini," kata Fahri dalam sebuah acara diskusi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/4).
Fahri mengatakan, selain tidak memiliki arah yang jelas, koalisi terkadang merugikan partai politik yang sebetulnya memberikan peran positif dalam koalisi.
"Tidak memberikan kontribusi dibilang jelek, berkontribusi yang ngaku-ngaku malah yang lain," cetusnya.
Atas alasan itulah partainya hingga saat ini belum mau menentukan arah koalisi. Padahal Partai Demokrat telah mengajukan proposal untuk mengajak berkoalisi.
"Ya saya terbuka saja kalau Partai Demokrat sendiri sudah mengajukan proposal. Tapi belum kami beri tanggapan," katanya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie enggan menanggapi pernyataan Fahri. Saat diminta konfirmasinya, dia hanya melemparkan senyum.
Baca juga:
Demokrat matangkan poros alternatif
Demokrat mau bikin poros baru agar bisa usung capres
Peluang SBY bikin poros keempat diyakini sangat besar
Wakil Ketua Umum Demokrat gagal melenggang ke Senayan
Gundah gulana Demokrat, dukung capres lain atau usung sendiri