Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demokrat matangkan poros alternatif

Demokrat matangkan poros alternatif Andi Nurpati. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Partai Demokrat akan melakukan opsi alternatif dalam menghadapi pemilu presiden 2014 yakni membangun poros koalisi baru dengan mencari mitra koalisi pada partai menengah.

"Dari hasil komunikasi politik dengan semua potensi kekuatan politik yang ada, Partai Demokrat akan melakukan dua opsi strategis," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Andi Nurpati pada diskusi "Dialog Kenegaraan: Posisi Konvensi Partai Demokrat di Tengah Dinamika Koalisi" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.

Menurut Andi Nurpati , wacana yang berkembang sebelumnya Partai Demokrat akan bergabung dengan salah satu poros koalisi dari tiga partai politik pengusung calon presiden yang meraih suara di atas 10 persen.

Ketiga partai politik tersebut adalah PDI Perjuangan yang mengusung calon presiden Joko Widodo , Partai Golkar yang mengusung calon presiden Aburizal Bakrie , dan Partai Gerindra yang mengusung calon presiden Prabowo Subianto.

Namun, kata dia, Partai Demokrat yang menyelenggarakan konvensi calon presiden secara terbuka sejak September 2013, perlu mengupayakan secara optimal calon presiden peserta konvensi.

Karena itu, kata dia, dari hasil komunikasi politik dengan semua potensi kekuatan politik yang ada, Partai Demokrat kemungkinan akan membangun poros koalisi alternatif dengan mengajak bergabung tiga atau dua partai menengah sehingga bisa mengusung calon presiden sendiri.

"Elektabilitas Pak SBY sampai saat ini masih tinggi," kata Andi.

Caleg Partai Demokrat untuk DPR dari daerah pemilihan DKI Jakarta ini meyakini bahwa Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua umum Partai Demokrat mengusung salah satu peserta konvensi sebagai calon presiden maka akan ada efek SBY terhadap calon presiden tersebut.

Ketika ditanya, apakah Partai Demokrat akan membangun koalisi baru dengan mengajak partai-partai politik yang ketua umumnya berada di kabinet, Andi segera mengelak dengan mengatakan bahwa Partai Demokrat masih membuka komunikasi dengan semua partai politik.

(mdk/tts)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP