LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrat dukung Jokowi jika ingin lakukan reshuffle kabinet jilid II

"Selama untuk kebaikan kita harus mendukung," kata Ruhut.

2015-08-18 17:16:33
Reshuffle kabinet
Advertisement

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memprediksi akan ada reshuffle jilid II akhir tahun nanti. Hal ini dilakukan agar pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berjalan semakin baik ke depannya.

Menanggapi reshuffle jilid II, Jubir Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi sebagai pemegang hak prerogatif. Namun dia yakin, jika akan ada reshuffle selanjutnya dilakukan Jokowi.

"Reshuffle jilid II itu hak prerogatif presiden, kita tunggulah," kata Ruhut saat dihubungi merdeka.com, Selasa (18/8).

Ruhut menegaskan, Partai Demokrat sangat menghormati hak Jokowi. Dia meyakinkan, Demokrat akan selalu mendukung pemerintah jika kebijakan yang diambil untuk kepentingan rakyat, termasuk soal rencana reshuffle ini.

"Yang jelas seperti apa yang dikatakan ketua umum aku, Pak SBY di Jogja, kita hormati hak prerogatif presiden, selama untuk kebaikan kita harus mendukung," tegas dia.

Sebelumnya, Politikus PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, bahwa reshuffle kabinet Kerja akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Oktober mendatang. Sebab, pra kondisi menjelan reshuffle jilid 2 sedang direncanakan untuk menteri yang bakal dicopot.

"Jilid kedua Oktober lah atau akhir tahun, apa itu kementeriannya ya nantilah. Ada sejumlah pra kondisi reshuffle dilakukan, kinerja tidak moncer, koordinasi tidak solid," kata Hendrawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8).

Anggota komisi XI ini juga mengatakan, publik sudah mengetahui mengenai menteri yang tidak bekerja secara maksimal. Selain itu, para menteri dalam Kabinet Kerja juga sudah tidak solid.

"Kinerja tidak maksimal, ekspektasi tidak solid ternyata masih, ekspektasi publik, siapa-siapa menteri yang kurang pas. Waktu diumumkan kita tahu yang kurang, itu menjadi pengetahuan publik," kata dia.

Baca juga:
Politisi PDIP sebut Jokowi akan reshuffle kabinet lagi pada Oktober
Reshuffle jangan bikin koordinasi antar kementerian lamban
'Pramono jadi Seskab buat perbaiki administrasi yang kacau balau'
Ini komentar SBY tentang reshuffle kabinet Presiden Jokowi
Perombakan menteri ekonomi belum mampu bangkitkan kepercayaan publik
Andi Widjajanto dicopot, Jaleswari dan Alex Lay mundur dari Istana
Adian: Dulu kritik presiden ditembak mati, sekarang jadi menteri

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.