Reshuffle jangan bikin koordinasi antar kementerian lamban
Merdeka.com - Menteri Perdagangan Thomas Lembong menyambangi Menteri Perindustrian Saleh Husin di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta Selatan, Selasa (18/8). Dari pengakuan mendag, pertemuan keduanya cuma untuk memastikan koordinasi dua kementerian bakal terjalin lebih baik ke depannya.
Mendag Lembong berharap, 'pergantian pemain' alias reshuffle kabinet yang baru saja dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengubah program yang sudah terjalin diantara kedua Kementerian tersebut.
"Saya tidak mau reshuffle pergantian menteri menyebabkan slow down, saya tidak mau jadi bottleneck segala upaya yang sudah berjalan baik tetap jalan kencang," tuturnya.
Dalam kunjungannya, Mendag Lembong didampingi Dirjen Standarisasi Perlindungan Konsumen (SPK) Widodo serta Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Srie Agustina.
Sedangkan, Menteri Perindustrian Saleh Husin didampingi oleh Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan.
"Saya juga mau pertemukan antara eselon 1 dengan eselon 1, saya juga masih belum ketemu dengan eselon 1 pak menperin," tuturnya.
Menperin Saleh Husin mengamini jika pertemuan tersebut hanya sebatas perkenalan diantara keduanya. Tidak ada pembahasan secara teknis yang dibahas.
"Ngobrol biasa saja. pak mendag tadi cuma menanyakan soal perkembangan kerja sama internasional seperti IJEPA (Indonesia Jepang Economic Partnership Agreement). Nanti yang teknis akan disepakati para eselon satu yang bicara secara teknis," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya