LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Demokrasi kuat, Fahri Hamzah jamin tidak ada makar di aksi 2-12

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meyakini tindakan makar tidak akan terjadi pada saat demonstrasi 25 November atau 2 Desember mendatang. Fahri menilai tatanan demokrasi di Indonesia sudah kuat sehingga aksi untuk menggulingkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo sulit dilakukan.

2016-11-23 18:54:34
Fahri Hamzah
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meyakini tindakan makar tidak akan terjadi pada saat demonstrasi 25 November atau 2 Desember mendatang. Fahri menilai tatanan demokrasi di Indonesia sudah kuat sehingga aksi untuk menggulingkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo sulit dilakukan.

"Saya sudah bilang enggak ada itu menjatuhkan pemerintah. Enggak bisa, enggak bisa. Demokrasi kita sudah kuat prosedurnya enggak mungkin lah," kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11).

Fahri kembali menegaskan siap pasang badan untuk melawan pihak yang secara ilegal ingin melakukan akar kepada Jokowi.

"Saya lawan orang yang mau jatuhkan Jokowi secara ilegal, saya lawan. Kita tak boleh mempertaruhkan demokrasi kita secara ilegal, hancur kita. Terlalu banyak contohnya," tegasnya.

Kelompok yang disebutkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ingin melakukan makar harus membuktikan terlebih dahulu kesalahan atau pelanggaran berat yang dilakukan Jokowi.

"Makanya saya bilang ada jalur formil. Jalur legal. Kan lambat harus bisa buktikan dulu ada tindakan presiden yang melanggar. Jadi, saya presiden perlu bangun ketenangan," jelas dia.

Ancaman ini, kata Fahri, harus menjadi bahan introspeksi bagi Jokowi. Menurutnya, salah satu yang menjadi pemicu wacana makar adalah dugaan perlindungan hukum Jokowi terhadap Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) atas kasus penistaan agama.

"Problemnya, presiden harus introspeksi. Dari mana itu indikasi bahwa presiden melindungi Basuki? Itu harus diintrospeksi. Seolah-olah presiden mau mengorbankan segala-galanya buat Basuki. Padahal kan enggak juga. Harusnya kan enggak," tuturnya.

Baca juga:
Polda Metro komitmen usut laporan Ahok tuduh ada pendemo bayaran
Kasus Ahmad Dhani hina presiden, besok Polda Metro panggil 8 saksi
Bareskrim limpahkan kasus Ahok sebut pendemo bayaran ke Polda Metro
Kapolda Sulsel kantongi kelompok pendemo diduga ingin makar
MUI sebut demo 2 Desember sudah melenceng dari tujuan awal

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.