Debat cagub-cawagub DKI bisa jadi forum klarifikasi berita hoax
Debat cagub-cawagub DKI bisa jadi forum klarifikasi berita hoax. "Debat ini tidak hanya ditujukan bagaimana kepentingan calon saja tapi kepentingan publik juga. Karena selain sosialisasi pasangan calon debat juga merupakan pendidikan politik bagi masyarakat untuk mendorong masyarakat ke TPS dan memilih," jelas Usep.
KPU DKI Jakarta akan menggelar debat kandidat Pilgub DKI Jakarta pada 13 Januari 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Tema yang diusung dalam debat perdana ini yakni Pembangunan Sosial Ekonomi di Jakarta.
Direktur Populi Center, Usep S Ahyar mengatakan, momen debat kandidat merupakan bagian dari kampanye jelang pemilihan. Kampanye Pilkada serentak ini diakui Usep sangat berbeda dengan kampanye sebelumnya. Sebab masa kampanye politik diperpanjang hingga 4 bulan pasca penetapan calon.
"Pada Pilkada serentak kali ini selain bentuk ada juga proses yang berbeda, seperti kampanye jadi 4 bulan yang biasanya hanya 2 minggu. Kedua biaya kampanye ditanggung sebagian oleh APBD," kata Usep di KPU DKI Jakarta, Kamis (12/1).
Menurut Usep, masa kampanye yang mencapai waktu 4 bulan ini merupakan kesempatan bagi para calon untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Sebab semua pihak menginginkan pemilu yang berjalan dengan rasional. Yakni memilih calon berdasarkan visi misi dan program kerja yang ditawarkan oleh masing-masing kandidat.
Lebih lanjut Usep menjelaskan, debat publik ini bukan hanya sekedar untuk kepentingan masing-masing calon. Melainkan untuk kepentingan publik khususnya pemilih di DKI Jakarta.
"Debat ini tidak hanya ditujukan bagaimana kepentingan calon saja tapi kepentingan publik juga. Karena selain sosialisasi pasangan calon debat juga merupakan pendidikan politik bagi masyarakat untuk mendorong masyarakat ke TPS dan memilih," jelas Usep.
Hasil dari debat nanti pun, kata dia, bisa mempengaruhi elektabilitas dari masing-masing pasangan calon. Sehingga penampilan saat debat nanti mulai dari pakaian, pembawaan, cara menyampaikan gagasan pun sangat mempengaruhi penilaian warga.
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut masing-masing kandidat juga bisa mengklarifikasi berbagai informasi hoax tentang dirinya. Sebab di saat yang bersama akan disampaikan dan disaksikan oleh banyak pihak.
"Debat juga bagus karena isu hari ini ramai dibicarakan menangkal hoax. Di sini calon bisa kasih informasi yang akurat bukan berdasarkan rumor dan isu yang berkembang," tutup Usep.
Baca juga:
Ditanya alasan maju Pilkada, Anies bilang Jakarta perlu berubah
Begini mekanisme debat kandidat Pilgub DKI Jakarta
Program OK OCE Anies-Sandi juga sasar TKI yang balik ke Jakarta
Legislator dukung program tingkatkan kesejahteraan guru madrasah
Warga Kebon Bawang ogah digusur, Sandiaga: Kita tidak Semena-mena
Sandiaga: Kita berkomitmen agar PKL tidak digusur
Dua cara jitu Sandiaga Uno tekan biaya hidup di Jakarta