LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Cak Imin dinilai berpeluang dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Selain itu, dia mengatakan, Cak Imin juga berasal dari komunitas Islam, yakni Nahdlatul Ulama (NU). Sementara Jokowi merupakan representasi nasionalis. Atas dasar itu, dia menilai, mantan Gubernur DKI Jakarta itu membutuhkan tambahan konstituen dari kalangan Islam.

2018-01-04 17:02:00
Pilpres 2019
Advertisement

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mendampingi Presiden Joko Widodo kala meresmikan stasiun kereta bandara. Kehadiran pria yang akrab disapa Cak Imin itu sontak menjadi perhatian sejumlah pihak.

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga (UNAIR), Kacung Marijan mengatakan, kehadiran Cak Imin menarik lantaran tidak ada kaitannya dengan transportasi. Sehingga, dia menilai, Cak Imin memiliki potensi menjadi pendamping Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Karena posisi Cak Imin tidak terkait dengan transportasi dan posisi Cak Imin di acara itu juga sangat dekat dengan Jokowi," katanya, Kamis (4/1).

Advertisement

Menurut Marijan, Cak Imin memiliki beberapa kelebihan dibandingkan kandidat lain untuk mendampingi Jokowi. Selain sudah lama di dalam politik dan pemerintahan, Cak Imin juga pernah menjabat sebagai menteri, anggota DPR dan ketua umum partai.

Jokowi dan Muhaimin Iskandar ©2018 Biro Pers Istana

Advertisement

Selain itu, dia mengatakan, Cak Imin juga berasal dari komunitas Islam, yakni Nahdlatul Ulama (NU). Sementara Jokowi merupakan representasi nasionalis. Atas dasar itu, dia menilai, mantan Gubernur DKI Jakarta itu membutuhkan tambahan konstituen dari kalangan Islam.

"Kalau periode ini ada Pak JK, periode berikutnya bisa dari yang lain. Cak Imin bisa memenuhi syarat itu. Dalam kasus kemarin itu, bisa jadi menjadi semacam test on the water tentang kemungkinan Cak Imin menjadi pendamping Jokowi," jelasnya.

Lebih lanjut, Marijan mengakui salah satu penentang Jokowi adalah dari kalangan Islam. Berangkat dari fakta itu, tidak mungkin Jokowi mendapatkan dukungan kalangan Islam sepenuhnya.

"Cak Imin berasal dari kalangan Islam moderat. Potensi Jokowi dari kalangan Islam moderat besar. Itu akan lebih besar lag kalau wakilnya merupakan representasi kalangan Islam moderat seperti Cal Imin," tutup Marijan.

Baca juga:
Bacaan politik Rektor UNM saat Cak Imin 'tempel' Jokowi di kereta bandara
PDIP akui ada desakan rakyat ingin duetkan Jokowi dengan Prabowo
Pertengahan Januari, PKS bakal umumkan capres untuk Pilpres 2019
'Publik enggak pernah disediakan calon pemimpin sesuai selera masyarakat'
Gerindra tak akan pernah bahas opsi Prabowo jadi cawapres Jokowi

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.