Benarkan soal Surat, Demokrat Sebut Kampanye Akbar Prabowo Perhatikan Masukan SBY
Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean membenarkan surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang menyoroti rundown acara kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Gelora Bung Karno.
Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean membenarkan surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang menyoroti rundown acara kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Gelora Bung Karno.
"(Benar) surat itu dikirim ke tiga kader utama, wanhor, sekjen dan waketum. Menyampaikan karena Pak SBY dapat laporan terkait dengan rundown acara bahwa seolah-olah acara itu terdesign seperti milik umat Islam saja atau bahkan diidentikkan dengan khilafah," kata Ferdinan melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Minggu (7/4).
Ferdinand yang hadir dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK menjelaskan, SBY menginginkan agar acara dibuat se-Indonesia mungkin berbhinneka dan NKRI. Dan menurut dia, masukan dari SBY itu telah diperhatikan oleh penyelenggara kampanye akbar.
"Maka hasilnya gini. Kayak pagi ini seusai arahan SBY, bahwa orasi dari Bachtiar Nasir pun bahwa tuduhan (pro) khilafah tidak betul dan tolol dan ulama lain pun nyatakan siap jaga NKRI. Saran SBY pun diterima," ujarnya.
Berita terbaru Prabowo Subianto di Liputan6.com
Bahkan, Ferdinand menyebut, sejumlah pemuka agama selain Islam juga hadir saat Prabowo menyampaikan orasinya.
"Tadi ada dari pendeta dan berbagai agama dan acara tadi berbhinneka tunggal ika," pungkas Ferdinand.
Baca juga:
SBY Surati Petinggi Demokrat, Tak Setuju Konsep Kampanye Akbar Prabowo-Sandi
AHY Tak Hadiri Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Stadion GBK
Kampanye Akbar Prabowo-Sandi Ditutup dengan 10 Pesan Habib Rizieq
Di Tengah Orasi Kampanye Akbar, Prabowo Diberi Sekantong Uang