Anggota DPD akui jika posisi ketua MPR memang menggiurkan
"Namun, DPD tidak bisa berpihak ke siapapun, DPD harus berada di tengah," kata Hana Hasanah.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Hana Hasanah menilai Anggota DPD sudah solid dalam mengusung 1 nama calon pimpinan MPR dari DPD yang kemudian nama tersebut dimasukkan dalam paket-paket pimpinan MPR yang ada.
Namun, perihal memilih salah satu dari dua paket pimpinan MPR yang digelontorkan, Hana mengatakan, hal tersebut kembali kepada pribadi masing-masing anggota DPD.
"Dalam hal kelembagaan bahwa DPD solid untuk memberikan satu nama, tapi kalau untuk memilih KIH atau KMP, beda soal, itu tergantung pribadi masing-masing," kata Hana di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10) dini hari.
Hana mengakui, tawaran menjadi Ketua DPD memang menggiurkan para anggota DPD, namun Hana kembali menegaskan pilihan kembali kepada masing-masing anggota DPD.
"Harapan kita mereka ini lah yang akan mengamandemen DPD agar lebih berperan di parlemen. Sekarang ini kita hanya bisa kasih saran, tapi kita tidak bisa memutuskan, kita ingin bisa membuat undang-undang. Inginnya bisa sampai memutuskan undang-undang," ungkap Hana.
Situasi pemilihan Pimpinan MPR ini, dinilai Hana sudah mengangkat daya jual DPD di parlemen. "Ini juga sudah membuat DPD lebih bergengsi. Namun, DPD tidak bisa berpihak ke siapapun, DPD harus berada di tengah," tutup Hana.
Baca juga:
DPD bantah ada perpecahan saat voting ketua MPR
Ini 3 kekhawatiran kubu Jokowi KMP kuasai pimpinan MPR
Titiek Soeharto tak mau KMP sapu bersih pimpinan komisi di DPR
Duel klasik kubu Prabowo vs Jokowi, skor kini 5-1
Ketua MPR digasak KMP, Ruhut minta Jokowi-JK jangan loyo