Andi Arief Bicara 'Setan Gundul', Gerindra Sebut Demokrat 1/2 Hati di Koalisi
Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menilai Andi berkhayal soal adanya pembisik Prabowo yang disebutnya 'setan gundul'.
Politikus Partai Demokrat Andi Arief kembali menyebut istilah baru yang menganggu koalisinya bersama Gerindra, Berkarya, PKS dan PAN. Dia menyebut dengan istilah 'setan gundul' di tengah perjalanan koalisi Prabowo.
Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menilai Andi berkhayal soal adanya pembisik Prabowo yang disebutnya 'setan gundul'.
"Siapa yang koalisi sama setan gundul? Enggak ada itu. Mungkin Andi Arief lagi ngelindur kali ya," kata Arief saat dikonfirmasi, Senin (6/5).
Dia juga menyebut Demokrat hanya setengah hati berada di koalisi. Padahal sudah banyak dapat keuntungan sejak bergabung ke koalisi Prabowo.
"Yang pasti kita koalisi sama PKS, PAN, Berkarya dan 1/2 hati dengan Partai Demokrat, yang cuma nanggok untung saja," jelas Arief.
Lebih lanjut, Arief menilai Demokrat seharusnya berterima kasih diajak berkoalisi di Pilpres 2019. Dia mengklaim gabungnya Demokrat ke koalisi telah menyelamatkan partai berlambang bintang mercy itu bisa ikut Pemilu 2024.
"Sudah untung kita ajak koalisi, kalau enggak hangus tuh Demokrat di Pemilu 2024. Enggak bisa ikut Pemilu," pungkasnya.
Sebelumnya, Andi menuliskan, dalam koalisi adil makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Namun, lanjutnya, dalam perjalanan muncul elemen 'setan gundul' yang tidak rasional dan mendominasi.
"Setan Gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen," kicau Andi dalam akun twitternya @AndiArief__, Senin (6/5).
Andi mengatakan, Partai Demokrat hanya ingin melanjutkan koalisi dengan Gerindra, PAN, PKS, Berkarya dan rakyat. "Jika Pak Prabowo lebih memilih mensubordinasikan koalisi dengan kelompok 'setan gundul', Partai Demokrat akan memilih jalan sendiri yang tidak khianati rakyat," tuturnya.
Baginya, gerakan rakyat itu hancur lebur karena 'setan gundul' memberi info sesat 02 menang 62 persen. "Tidak ada people power berbasis hoaks," kata Andi yang mundur sebagai Wasekjen Demokrat itu.
Baca juga:
Tanggapan BPN Soal Ada 'Setan Gundul' Pemasok Data Sesat ke Prabowo
Andi Arief Sebut 'Setan Gundul' Pasok Data Sesat Prabowo Menang 62 Persen
BPN Sambut Baik Laporan Soal Situng Diproses Bawaslu
Jelang Ramadan, Ulama Pendukung Jokowi & Prabowo se-Jakbar Gelar Silaturahmi
Putra Kiai Pendukung Jokowi dan Prabowo Kumpul di Rumah Gus Ipul