LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Akbar Tandjung jagokan orang Jawa di Munaslub Golkar

Akbar yakin Golkar kembali berjaya jika dipimpin oleh orang jawa.

2016-05-07 12:26:17
Munaslub Golkar
Advertisement

Partai Golkar akan menggelar Munaslub pada 15 - 17 Mei mendatang. Dalam pagelaran itu, Golkar akan memilih ketua umum baru pengganti Aburizal Bakrie (Ical).

Senior Partai Golkar Akbar Tandjung menjagokan orang jawa dalam munaslub kali ini. Dia berharap, Golkar kembali berjaya di bawah kepemimpinan orang jawa.

"Saya, Pak JK (Jusuf Kalla), Pak Aburizal bukan orang Jawa, siapa tahu bila dipimpin orang Jawa kembali, suara Golkar akan meningkat," kata Akbar dalam sebuah diskusi di Gado-gado Boplo, Jakarta, Sabtu (7/5).

Sementara di tempat yang sama, Pengamat Politik Hanta Yuda menilai, calon ketua umum Golkar pasti maju sebagai calon presiden. Mantan ketua umum Golkar yang maju sebagai Capres berasal dari pulau Jawa.

"Kemudian JK dan Akbar kalau berfikir ketum akan identik dengan capres. Tetapi kalau tidak, enggak pnting. Yang penting kokoh di internal membesarkan parpol menjadi simbol. Kalau dia menjadi simbol harus menjadi daya tarik sendiri kapabilitas, kalau konteks pemilih sektoral jawa lebih besar," kata dia.

Caketum Golkar yang berpotensi terpilih, kata dia, Setya Novanto, Ade Komaruddin, Airlangga Hartarto, dan Priyo Budi Santoso. Karena mereka berasal dari pulau Jawa. Namun ketentuan berasal dari pulau Jawa tak identik dengan kemenangan Caketum Golkar.

"Tapi kekuatan logistik dukungan eksternal dan referensi ketum yang sekarang yang selalu menang," jelasnya.

Seperti diketahui, sudah ada enam calon ketua umum yang mendaftarkan diri ke panitia munaslub. Mereka adalah Airlangga Hartarto, Setya Novanto, Ade Komarudin, Azis Syamsuddin, Mahyudin, Priyo Budi Santoso.

Baca juga:
Zaman Soeharto, Golkar tak ada faksi dan tak pernah susah
Ini bukti maju jadi ketua umum Golkar harus berduit
Priyo bayar mahar caketum pakai dolar, nilainya lebih dari Rp 1 M
Penah disanksi MKD, Setnov dinilai tak layak jadi ketum Golkar
Jika langgar kode etik, caketum Golkar akan didiskualifikasi
6 Kandidat ketum Golkar lolos verifikasi, Setnov terkaya Rp 114 M
Hasil pleno Golkar, 6 dari 8 bakal caketum lolos verifikasi

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.