LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Willy Selamatkan 2 Anak dari Tsunami Banten tapi Anak Lepas dari Pelukan

Ahmad menuturkan, saat ini menantunya sedang pergi ke Pandeglang untuk memastikan jasad anaknya yang kedua, Ali Zaidan (3).

2018-12-24 20:06:56
Tsunami
Advertisement

Tsunami Selat Sunda telah merenggut ratusan nyawa. Ahmad Wahyudi adalah mertua dari salah seorang korban yang selamat, Willy Siska. Willy sendiri adalah salah satu pegawai PT PLN yang tengah menikmati musik Band Seventeen ketika tsunami tiba-tiba menerjang.

Meski menantunya selamat, anak perempuan Ahmad sendiri, Yuanita Primawati (34) dan kedua cucunya, Alya Shakila (7) serta Ali Zaidan (3) menjadi korban tsunami tersebut. Namun, dia tetap bersyukur atas keselamatan menantunya.

Berdasarkan cerita yang didapatnya dari Willy, Ahmad menuturkan, menantunya itu sempat meminta istrinya untuk kembali ke hotel ketika Band Seventeen baru membawakan dua lagu.

Advertisement

"Diperingatkan sama ayahnya, 'Mama kita pindah ke hotel, itu kasihan anak-anak udah ngantuk'. Kemudian, 'Tunggu Pa, ini lagu akan main ini lagu kesayangan aku', gitu. Begitu lagu itu mau dimulai, MC angkat mic, lagu ketiga des, langsung lenyap," tutur Ahmad di rumahnya, Cipinang Lontar, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (24/12).

Ahmad menjelaskan, tsunami tersebut datang dari belakang panggung. Ombak pun membawa para penonton sampai ke tengah laut.

"Nah Willy ini terbawa sekitar hampir 1 kilometer di laut. Di sekelilingnya itu jenazah," lanjutnya.

Advertisement

Ahmad menambahkan, menantunya itu bercerita bahwa sempat meraih anak pertamanya, Alya. Dalam keadaan malam yang gelap, Willy pun menggendong Alya dan berenang kembali ke pantai.

Mertua Willy ©Liputan6.com/Ratu

Willy sendiri juga sempat menyelamatkan dua anak kecil lain yang dilihatnya juga mengapung di tengah laut.

"Anak itu langsung dia (Willy) dorong-dorong ke pantai. Ternyata begitu di pantai, anak itu ditolong oleh orang yang mencari keluarganya di pantai, selamat dua anak kecil itu," tutur Ahmad.

"Tapi ketika dia mau naik ke atas pantai, datang tsunami yang ketiga, langsung memukulnya dari belakang, terlepas nih anaknya (Alya) yang digendong itu. Sesudah itu enggak ketemu sampai kemana dicari," dia melanjutkan.

Ahmad menuturkan, saat ini menantunya sedang pergi ke Pandeglang untuk memastikan jasad anaknya yang kedua, Ali Zaidan (3).

"Beritanya itu ketika sedang dilakukan penguburan terhadap istri dan anaknya tadi pagi. Kemudian dari sana (Pandeglang) mengirimkan gambar balita laki-laki diperkirakan umur 3 tahun, tapi kondisinya mukanya tuh agak rusak gitu," ungkapnya.

Ia mengatakan, karena Willy tidak yakin bahwa balita tersebut adalah anaknya yang kedua, ia pun berangkat ke Pandeglang untuk memastikan.

"Katanya kalau nanti ga ada kesesuaian, mungkin dilakukan tes DNA terhadap jenazah balita yang ada di situ," tutup Ahmad.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tsunami Selat Sunda Tak Surutkan Keterisian Kamar Hotel di Banten
Polres Pandeglang Identifikasi Kendaraan Korban Tsunami Banten
Salurkan Bantuan Bencana Tsunami Banten, Kemenhub Siapkan Jalur Laut dan Udara
Cari Korban Hilang, Prajurit TNI Sisir Reruntuhan di Pantai Tanjung Lesung
Tim SAR Gabungan Terkendala Cuaca Buruk dalam Evakuasi Korban Tsunami Banten
Kabasarnas: Korban Meninggal Akibat Tsunami Banten Capai 397 Orang
Gempa Sebelum Tsunami Selat Sunda Terdeteksi Badan Geologi Jerman

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.