Tim SAR Gabungan Terkendala Cuaca Buruk dalam Evakuasi Korban Tsunami Banten
Merdeka.com - Sudah memasuki hari ke 3 pasca tsunami Banten, cuaca dan kondisi di kawasan Serang dan Pandeglang atau Banten kurang begitu bagus. Pasalnya, hujan sejak sekitar pukul 03.00 WIB turun cukup deras hingga sampai berita ini diturunkan.
Matahari pun nampak tak terlihat secara kasat mata, karena memang awan berwarna hitam gelap telah menyelimuti kawasan Banten. Meski begitu, masyarakat dan para petugas tim SAR gabungan masih bisa melakukan aktifitas.
Cuaca (hujan deras) yang kurang mendukung ini ternyata menjadi salah satu kendala tin SAR gabungan dalam mencari atau mengevakuasi korban dampak tsunami Banten.
"Yang jelas itu cuaca, ombak cukup tinggi di laut itu ombak cukup tinggi, hujan deras. Seperti tadi, saya hanya bisa sampai Tanjung Lesung, ke selatan lagi tidak bisa karena cuacanya buruk," kata Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya M. Syaugie di Kecamatan Labuan, Banten, Selasa (25/12).
Hujan yang cukup deras ini juga membuat jalan raya yang dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dipenuhi genangan air hingga membuat jalan licin. Hal itu juga karena masih adanya jalan yang berlubang.
Bukan hanya itu saja, pasir-pasir pantai juga sebagian masih terlihat ada di tengah-tengah jalan raya. Karena memang pasir tersebut terseret ombak tsunami yang cukup tinggi pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 21.27 WIB.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya