LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Waspada Hoaks Catut Nama Kemenag, Bantuan Palsu hingga Undian Haji Gratis

Hoaks menggunakan nama lembaga atau kementerian tertentu, termasuk Kementerian Agama.

Sabtu, 25 Okt 2025 18:25:00
hoaks
Cek fakta tautan pendaftaran petugas haji 2026 (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Hoaks sering kali menggunakan nama lembaga atau kementerian tertentu, termasuk Kementerian Agama (Kemenag). Berbagai tema hoaks ini muncul dan menyebar luas di media sosial. Lantas, hoaks apa saja yang mencatut nama Kemenag? Berikut adalah beberapa contohnya:

1. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Haji Gratis dari Kemenag

Di media sosial, beredar sebuah postingan yang mengklaim sebagai tautan pendaftaran undian haji gratis dari Kemenag. Postingan ini mulai muncul sejak awal bulan ini.

Salah satu akun di Facebook mengunggahnya pada tanggal 8 Oktober 2025. Dalam unggahan tersebut, terdapat poster dengan narasi: "Mau Haji Tanpa Biaya? Khusus 100 orang yang beruntung di tahun Pendaftaran gratis dan biaya keberangkatan ditanggung oleh pemerintah. Min umur 26-65 tahun daftar sekarang". Akun tersebut juga menambahkan narasi: "GRATIS!! TANPA DIPUNGUT BIAYA APAPUN. Selangkah menuju Baitullah Insyaallah sebentar lagi impian mu untuk datang menuju Baitullah akan segara terwujud. Yuk Daftarkan Diri Anda Siapa Tau Di Antara Kita Bisa Menang Undian Haji Gratis. CARA DAFTARNYA HARUS MENGGUNAKAN NOMOR TELEGRAM AKTIF, KARENA UNDIANNYA DI GRUP TELEGRAM. LINK PENDAFTARAN Pendaftaran undian tidak di pungut biaya sepeserpun".

Advertisement

Postingan tersebut juga menyertakan tautan yang mengarah ke sebuah website tertentu. Apakah benar postingan tautan pendaftaran undian haji gratis dari Kemenag ini? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Pendaftaran Bantuan Non-Muslim Rp 250 Juta hingga Rp 1 Miliar dari Bimas Kristen Kemenag dengan Daftar Melalui WhatsApp

Advertisement

Di media sosial, terdapat postingan yang menjelaskan cara pendaftaran untuk mendapatkan bantuan non-muslim sebesar Rp 250 juta hingga Rp 1 miliar dari Ditjen Bimas Kristen Kemenag. Postingan ini mulai beredar sejak awal pekan ini. Salah satu akun di Facebook mengunggahnya pada tanggal 9 September 2025.

Dalam postingan tersebut, terdapat video dari Dirjen Bimas Kristen Kemenag, Jeane Marie Tulung, yang menjelaskan tentang pendaftaran untuk bantuan non-muslim. Akun itu menambahkan narasi: "Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Ditjen Bimas Kristen) Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan Dana untuk masyarakat non muslim sebesar Rp250 juta - 1 milyar hingga semester pertama 2025. Bantuan ini bertujuan untuk menunjang operasional untuk masyarakat non muslim dan gereja, termasuk pengembangan dan manajemen administrasi operasional di berbagai wilayah. Bantuan tersebut disalurkan kepada umat non muslim dan gereja, tapekong.pura dan lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau. Inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam mendukung kebebasan beragama di seluruh Indonesia."

Dalam kolom komentar, terdapat arahan untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu untuk mendapatkan bantuan tersebut. Apakah benar cara pendaftaran untuk mendapatkan bantuan non-muslim sebesar Rp 250 juta hingga Rp 1 miliar dari Ditjen Bimas Kristen Kemenag ini? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Petugas Haji 2026 dari Kemenag

Baru-baru ini, beredar di media sosial sebuah postingan yang mengklaim sebagai tautan pendaftaran untuk menjadi petugas haji tahun 2026 dari Kementerian Agama (Kemenag). Postingan ini mulai muncul beberapa waktu yang lalu. Salah satu akun di Facebook mengunggahnya pada tanggal 27 Juli 2025.

Isi postingan tersebut adalah: "Dibuka Pendaftaran Petugas Haji Tahun 2026 1447 M Pendaftaran Ini Terbuka Untuk Umum Di Seluruh Wilayah Indonesia. Informasi Lebih Lanjut Silahkan DAFTAR SEKARANG Untuk Pilih Provinsi/Kabupaten/Kota Anda".

Postingan ini juga disertai poster yang mencantumkan beberapa syarat untuk menjadi petugas haji serta link yang mengarah ke website tertentu. Apakah benar postingan tautan pendaftaran untuk menjadi petugas haji tahun 2026 dari Kementerian Agama (Kemenag) ini? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini...

Cek Fakta Liputan6.com menyediakan informasi yang akurat

Melawan hoaks sama artinya dengan melawan upaya pembodohan. Itulah alasan kami mendirikan Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada tahun 2018, yang hingga saat ini aktif memberikan edukasi media kepada masyarakat luas. Sejak tanggal 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com telah menjadi bagian dari International Fact Checking Network (IFCN) dan menjalin kemitraan dengan Facebook. Kami juga terlibat dalam inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan berbagai pihak tidak akan mempengaruhi independensi kami dalam menyampaikan informasi.

Advertisement

Jika Anda memiliki informasi mengenai hoaks yang ingin kami teliti dan verifikasi, silakan kirimkan melalui email ke cekfakta.liputan6@kly.id. Apabila Anda ingin mendapatkan jawaban lebih cepat, Anda dapat menghubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di nomor 0811-9787-670. Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat demi menciptakan kesadaran akan pentingnya literasi media.

Berita Terbaru
  • KPK Cerita Pengejaran Bupati dan Sekda saat OTT di Kuansing
  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, FH Untag Semarang Beri Potongan Biaya Kuliah untuk Anggota Polri
  • KPK Buka Suara soal Istri Bupati Kuansing Ikut Diamankan saat OTT
  • Saat Laut Jadi Jalan Menuju Nasabah
  • Wamendagri Ribka Dorong Optimalisasi Tata Kelola Dana Otsus Papua
  • berita update
  • hoaks
  • konten ai
  • penipuan haji dan umroh
Artikel ini ditulis oleh
Editor Muhamad Agil Aliansyah
A
Reporter Adyaksa Vidi, Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.