LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Warga Pulau Galang Batam Diserbu Ribuan Lalat

"Sampai sekarang lalat menyerbu ke seluruh rumah, jumlahnya bisa ribuan ekor," kata warga.

2021-05-26 18:03:00
Lalat
Advertisement

Warga Pulau Rempang Kecamatan Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, mengeluhkan serbuan lalat yang masuk ke rumah dan mengganggu kehidupan masyarakat setempat.

"Sampai sekarang lalat menyerbu ke seluruh rumah, jumlahnya bisa ribuan ekor," kata warga Pulau Rempang Kecamatan Galang, Riki dihubungi di Batam dilansir Antara, Rabu (26/5).

Ia mengatakan ribuan lalat yang meriung memasuki rumah sudah amat mengganggu. Warga kesulitan untuk makan karena lalat langsung merubung ke piring. Begitu pula dengan ikan asin yang dijemur warga.

Advertisement

"Untung ada listrik, kalau makan harus hidupkan kipas angin, kalau tidak diserbu. Cepat sekali," kata dia.

Sebenarnya, warga sudah mengeluhkan kehadiran lalat sejak hari terakhir Ramadhan 1442 H. Namun, dalam sepekan terakhir jumlahnya bertambah banyak.

Menurut dia, sejumlah warga sudah mengeluhkan sakit perut, akibat serbuan lalat yang hinggap di makanan. "Tapi enggak tahu jumlahnya," kata dia.

Advertisement

Warga Kecamatan Galang lainnya, Jaka Alamsyah juga mengeluhkan serbuan lalat yang masuk pemukiman warga.

"Banyak sekali. Apalagi ketika hendak masak, mau menggoreng," kata warga Kelurahan Sembulang itu.

Demi menghindari serbuan lalat, warga terpaksa menutup rumah rapat-rapat. Hanya kamar yang dilengkapi tirai magnet yang terbebas dari lalat. Ia mengatakan warga sudah mencoba banyak cara untuk mengurangi serbuan lalat namun sia-sia.

"Kami pakai jebakan kertas yang dilem. Itu selalu penuh, bisa ganti-ganti kertas sampai enam kali, penuh terus," kata dia.

Warga juga mencoba menyemprotnya dengan cairan. Namun sampai habis berbotol-botol pun tidak mengurangi lalat yang mengerubung.

Menurut dia, lalat itu berasal dari kandang ayam yang berjarak sekitar enam km dari kediamannya di Sembulang.

"Dari dulu begitu, setiap panen ayam, lalat ke rumah warga," kata dia.

Setelah menderita karena serbuan lalat beberapa pekan, kata dia, warga memberanikan diri melapor ke RT/RW untuk protes ke pemilik kandang ayam. Mereka menawarkan untuk menyemprot cairan yang dianggap bisa membunuh lalat ke rumah-rumah warga.

"Warga ada yang menolak karena khawatir efek pada makanan, karena itu ada racunnya," kata dia.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan menangani serbuan lalat ke pemukiman warga tersebut.

Baca juga:
Warga Kuala Batee Aceh Barat Daya 'Diteror' Lalat
6 Cara Mengusir Lalat Tanpa Menggunakan Bahan Kimia, Dijamin Ampuh
Canggihnya Otak Lalat Buah, Lebih Hebat Dari Komputer?
Jangan anggap remeh adanya lalat yang terbang di sekitarmu
Pasukan Larva Pengurai Sampah di Banyumas

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.