Sampah limbah rumah tangga menumpuk di eks TPA Gunung Tugel Kedungrandu Banyumas. Sejak pertengahan tahun 2018, sampah jadi persoalan di Kabupaten Banyumas seiring perubahan pengelolaan sampah tak lagi menggunakan pola kumpul, angkut, buang ke TPA.
Banyumas
Sampah limbah rumah tangga menumpuk di eks TPA Gunung Tugel Kedungrandu Banyumas. Sejak pertengahan tahun 2018, sampah jadi persoalan di Kabupaten Banyumas seiring perubahan pengelolaan sampah tak lagi menggunakan pola kumpul, angkut, buang ke TPA.
Pemulung memilah sampah di eks TPA Gunung Tugel. Para pemulung yang mengais rizki dari sampah berjasa mengurangi penumpukan sampah anorganik.
Sayiti (53) warga Kedungrandu, Kecamatan Patikraja memulung sampah di eks TPA Gunung Tugel selama 25 tahun. Setiap minggu ia umumnya mengumpulkan kurang lebih 400 Kg sampah organik yang dijual Rp 200 ribu.
Sampah dari wilayah desa yang tak boleh dikirim lagi ke eks TPA Gunung Tugel membuat sampah acapkali dibuang di sembarang tempat. Di areal pekuburan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara semisal warga memasang tanda peringatan dilarang membuang sampah.
Di desa Rempoah, Bumdes Berkah Maju Rempoah mengelola sampah di TPA Desa. Anggota Bumdes saban hari memilah sampah anorganik dan organik sebanyak 3 ton per hari dari satu dusun.
Sampah organik yang terpilah jadi pakan bagi maggot (larva). Maggot dikembangbiakkan sebagai usaha bisnis Bumdes untuk pakan budidaya ikan.
Maggot tengah mengurai sampah organik yang telah dipilah. Dalam sehari maggot bisa mengurai 400 Kg sampah organik.
Maggot di penangkaran pengembangbiakan. Rencananya, agar sampah anorganik tak keluar sampai TPA, Maggot akan dikembangkan di 43 RT yang tersebar di desa Rempoah.
Sulemi (37), Manajer Unit Pengelolaan Sampah Bumdes Berkah Jaya Rempoah. Ia belajar mengembangkan biakan Maggot secara autodidak.
Maggot disebut sebagai tentara hitam pengurai sampah. Hewan kecil ini jadi salah satu solusi di Banyumas untuk hadapi persoalan pengelolaan sampah.
Makam tersebut berada di Kompleks Makam Dawuhan, Banyumas.
Baca SelengkapnyaPresiden Prabowo hari ini meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) Banyumas, Jawa Tengah.
Baca Selengkapnya
Berdasarkan pantauan di lapangan, Prabowo tiba di GOR Satria sekitar pukul 13.10 WIB menggunakan helikopter kepresidenan dari Bandar Udara Tunggul Wulung.
Baca Selengkapnya
Program Sedekah Sayur yang digagas swasta mendapat apresiasi Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, karena dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pola hidup sehat masyarakat.
Baca Selengkapnya
Puhua School Purwokerto kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Rekor MURI melalui instalasi 3.024 payung kaligrafi Mandarin, simbol kuat pendidikan tanpa perbedaan.
Baca Selengkapnya
Pelajar SMA di Purwokerto berhasil menciptakan becak listrik tenaga surya, E-Cak, sebagai solusi transportasi ramah lingkungan. Inovasi ini menjawab tantangan modernisasi transportasi tradisional.
Baca Selengkapnya
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan Program Revitalisasi Sekolah 2026 dan digitalisasi pendidikan akan terus berlanjut dengan anggaran fantastis, siap meningkatkan mutu pembelajaran di seluruh Indonesia.
Baca Selengkapnya
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat akses pendidikan demi menurunkan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih tinggi melalui berbagai program inovatif.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Banyumas terus memantau dampak kenaikan BBM dan LPG nonsubsidi terhadap pelaku UMKM di wilayahnya, memastikan stabilitas ekonomi lokal tetap terjaga dan keluhan dapat diatasi.
Baca Selengkapnya
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai kunci utama penguatan Ketahanan Pangan Nasional. Strategi ini penting untuk membangun sistem pangan yang inklusif dan berkelanjut
Baca Selengkapnya
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya hilirisasi dan penelitian di perguruan tinggi untuk menjaga Ketahanan Pangan Nasional di tengah tantangan global, serta memastikan pasokan pangan tetap aman.
Baca Selengkapnya
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya misi gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis, bukan sekadar mencari keuntungan, demi kemajuan peradaban bangsa.
Baca Selengkapnya