LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wapres Ma'ruf Minta Tes Antigen Dikurangi, Perbanyak Tes PCR

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai, guna melihat data positivity rate yang lebih nyata, maka tes swab PCR harus ditingkatkan. Menurut dia, tes dilakukan menggunakan antigen saat ini kurang memiliki akurasi yang memadai.

2021-07-22 15:48:01
Wapres Maruf Amin
Advertisement

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai, guna melihat data positivity rate yang lebih nyata, maka tes swab PCR harus ditingkatkan. Menurut dia, tes dilakukan menggunakan antigen saat ini kurang memiliki akurasi yang memadai.

"Memang antigen ini jangan terlalu banyak, sebab tingkat positivity rate-nya itu menjadi sangat rendah," kata Ma'ruf saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual bersama Gubernur, Bupati/Walikota, serta jajaran Satgas Covid-19 di wilayah Provinsi Jawa Timur. Demikian siaran pers yang diterima dari diterima, Kamis (22/7).

Angka positivity rate kasus Covid-19 di Provinsi Jawa Timur masih cukup tinggi, yakni 39,24 persen, jauh di atas standar World Health Organization (WHO), yakni 5 persen. Karena itu, Ma'ruf meminta ini jadi perhatian serius.

Advertisement

"Saya berharap terutama soal koordinasi, konsolidasi data, jangan sampai misalnya gubernur tidak tahu ada berapa vaksin yang masuk," katanya.

Selain itu, Ma'ruf berpesan, kepada para kepala daerah di Provinsi Jawa Timur untuk bisa memacu penyerapan anggaran penanganan Covid-19 yang dilaporkan masih rendah.

"Mohon perhatian tadi yang disampaikan oleh Mendagri, banyak yang masih rendah penyerapan anggarannya untuk penanganan Covid-19, karena itu saya minta ini betul-betul dipacu," jelas dia.

Advertisement

Selanjutnya, terkait rencana pelonggaran terhadap berbagai bidang usaha seperti pedagang kaki lima (PKL) usai pelaksanaan PPKM Darurat, Ma'ruf meminta agar diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Ini (pelonggaran PPKM Darurat) supaya mereka yang mencari penghidupannya harian itu kemudian bisa mulai kembali, tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat," pesan Ma'ruf.

Reporter: M Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Alat Tes Covid-19 Rekomendasi US FDA Bisa Didapatkan di Indonesia
Wamenkes Minta Masyarakat Tidak Ragu Tes Covid-19 ke Anak
Kemenkes Sebut Hasil Tes PCR di Setiap Laboratorium Bisa Berbeda
Kemenkes Sebut Ada Kemungkinan Perbedaan Hasil Tes Covid-19 Pembanding
BNPB Tegaskan WNA dan WNI saat Karantina Berhak Dapat Tes Pembanding
Abbott Produksi Alat Tes Covid-19 Antigen Anti Sakit

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.