Wali Kota Makassar Serukan Kepedulian Saat Kunjungi Pengungsi Banjir di Paccerakkang
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi langsung pengungsi banjir di SDN Paccerakkang, memastikan bantuan tersalurkan dan menyerukan empati antar sesama di tengah padatnya agenda pemerintahan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerukan pentingnya kepedulian antar sesama di hadapan ratusan pengungsi banjir dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Kunjungan ini dilakukan di SDN Paccerakkang, Makassar, pada Kamis (26/2) malam, menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan warga. Munafri Arifuddin sendiri resmi menjabat sebagai Wali Kota Makassar pada 20 Februari 2025 untuk periode 2025-2030.
Dalam dialognya dengan warga, Wali Kota Munafri mempersilakan pengungsi untuk menyampaikan segala keperluan dan aspirasi. Ia menegaskan kesiapan Pemkot Makassar untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan, atau bantuan lainnya. Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemimpin kota.
Di tengah padatnya agenda pemerintahan dan rangkaian Safari Ramadan, Munafri Arifuddin menyempatkan diri meninjau langsung posko pengungsian tersebut. Kehadirannya tanpa sekat protokoler berlebihan memastikan warganya dalam kondisi aman dan terlayani dengan baik. Hal ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.
Kunjungan Langsung dan Bantuan Mendesak untuk Pengungsi
Kunjungan Wali Kota Munafri ke SDN Paccerakkang, yang menampung 64 Kepala Keluarga (KK) atau 229 orang dari lokasi sekitar termasuk Kodam III, bukan sekadar formalitas. Ia datang membawa paket bantuan yang diserahkan langsung kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia.
Langkah ini menunjukkan respons cepat pemerintah daerah dalam menghadapi bencana banjir. Kehadiran Wali Kota di tengah malam menegaskan keseriusan Pemkot Makassar dalam penanganan darurat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir yang terdampak.
Bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, lurah, hingga RT/RW setempat, Munafri memastikan distribusi bantuan berjalan lancar. Koordinasi yang solid antarlembaga menjadi kunci efektivitas penanganan bencana. Ini juga menunjukkan bahwa penanganan banjir melibatkan berbagai elemen pemerintahan di tingkat lokal.
Instruksi Tegas dan Prioritas Kebutuhan Dasar
Dalam kunjungannya, Wali Kota Munafri memberikan instruksi tegas kepada seluruh perangkat daerah terkait penanganan banjir. Dinas Kesehatan diminta untuk memastikan layanan pengobatan berjalan optimal bagi para pengungsi. Ini krusial untuk menjaga kesehatan masyarakat di pengungsian.
Sementara itu, Damkarmat dan PDAM diinstruksikan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang memadai di posko-posko pengungsian. Ketersediaan air bersih adalah salah satu kebutuhan fundamental untuk mencegah penyakit dan menjaga kebersihan. Dinas Sosial dan BPBD juga diberi tanggung jawab besar.
Dinas Sosial dan BPBD bertanggung jawab atas kecukupan logistik, tenda darurat, serta tempat tidur yang layak bagi para pengungsi. Penekanan diberikan tidak hanya di SDN Paccerakkang, tetapi juga di titik-titik pengungsian di kecamatan lainnya. Munafri mengingatkan seluruh jajaran pemerintah, relawan, hingga ketua RT/RW, agar benar-benar memperhatikan kebutuhan dasar serta memastikan tempat tinggal sementara yang layak dan aman bagi semua pengungsi.
Sumber: AntaraNews