Wali Kota Depok Sambut Hangat Warga Berbagai Agama, Pererat Silaturahmi Lebaran Depok
Wali Kota Depok Supian Suri membuka kediamannya untuk silaturahmi Lebaran, menyambut hangat warga dari berbagai latar belakang agama. Momen ini memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat Depok.
Wali Kota Depok Supian Suri dengan hangat menyambut ratusan warga dari berbagai latar belakang agama yang hadir dalam acara silaturahmi Lebaran di kediaman pribadinya. Acara penuh keakraban ini berlangsung di Jatimulya Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, pada hari Minggu. Kehadiran mereka secara jelas mencerminkan kuatnya ikatan sosial serta semangat toleransi yang terjaga dengan baik di kota tersebut.
Momen istimewa ini menjadi ajang penting bagi Supian Suri untuk secara langsung mempererat hubungan dengan masyarakatnya tanpa memandang perbedaan keyakinan. Warga dari komunitas Katolik, Protestan, hingga Hindu turut hadir, berbaur dalam suasana kekeluargaan yang harmonis. Ini adalah tradisi turun-temurun yang telah lama dijalankan oleh Wali Kota Depok bersama keluarganya setiap perayaan Idulfitri.
Supian Suri mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas kebersamaan yang terjalin erat di hari raya yang fitri ini. Ia dengan tegas menekankan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar acara formal atau seremonial belaka. Sebaliknya, ini adalah wujud nyata dari persaudaraan sejati di antara seluruh elemen masyarakat Kota Depok. Interaksi yang cair dan tanpa protokoler resmi membuat setiap tamu merasa nyaman dan dihargai sepenuhnya.
Memperkuat Toleransi dan Kebersamaan di Depok
Kehadiran warga dari beragam keyakinan dalam acara silaturahmi Lebaran di kediaman Wali Kota Depok menjadi bukti nyata dari toleransi beragama yang kokoh di kota ini. Supian Suri secara langsung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tamu yang telah meluangkan waktu untuk datang. Ia memandang momen ini sebagai representasi otentik dari keluarga besar Kota Depok yang hidup rukun dan harmonis.
Suasana yang tercipta dalam acara tersebut jauh dari kesan formal atau protokoler yang kaku, memungkinkan interaksi yang lebih akrab dan personal antarwarga. Hal ini sangat sejalan dengan keinginan Wali Kota untuk menjaga kesederhanaan dan kehangatan dalam setiap pertemuan. Kebersamaan ini secara jelas menegaskan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang sama sekali untuk membangun persatuan dan solidaritas di masyarakat.
Supian Suri dengan lugas menegaskan bahwa kegiatan ini murni merupakan ajang silaturahmi keluarga besar, dan bukan open house dalam pengertian resmi. Ia ingin agar tradisi kebersamaan yang telah lama dipegang teguh ini dapat terus dilestarikan. Momen berharga seperti ini sangat penting untuk terus dipupuk demi menjaga kerukunan sosial yang berkelanjutan di tengah masyarakat multikultural Depok.
Tradisi Silaturahmi Wali Kota yang Melekat Erat
Tradisi menerima tamu saat Lebaran telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pribadi Supian Suri, bahkan jauh sebelum ia menjabat sebagai Wali Kota Depok. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan ini sudah terbangun secara alami dan mengakar kuat di lingkungan keluarga serta tetangganya. Oleh karena itu, menutup pintu rumah di hari Lebaran adalah sesuatu yang secara emosional tidak bisa ia lakukan.
Meskipun kini mengemban amanah sebagai pemimpin daerah, Supian Suri memilih untuk tetap mempertahankan suasana sederhana dan penuh keakraban dalam setiap silaturahmi. Ia tidak menginginkan acara ini terasa kaku atau formal, yang justru dapat mengurangi esensi kebersamaan. Baginya, yang terpenting adalah terjalinnya tali persaudaraan yang lebih erat dan tulus antara dirinya dengan seluruh lapisan warga Depok.
Untuk menjamu para tamu yang datang, hidangan sederhana namun penuh makna khas Lebaran pun telah disiapkan dengan penuh kehangatan. Ketupat dan semur menjadi menu wajib yang selalu tersedia untuk dinikmati bersama oleh semua yang hadir. Selain itu, beberapa hidangan lain seperti bakso juga turut melengkapi sajian, menambah kekayaan rasa dan memperkaya suasana kebersamaan yang terjalin. Kehadiran hidangan ini semakin memperkuat nuansa kekeluargaan.
Sumber: AntaraNews