Wali Kota Bekasi: Beras palsu beredar mengandung senyawa plastik
Hasil uji laboratorium menyatakan bahan dasar beras palsu dipakai untuk industri pembuatan pipa, kabel, dan lainnya.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi membenarkan jika telah beredar beras plastik di daerahnya. Hal itu telah dibuktikan dengan hasil uji laboratorium jika bahan dasar yang dipakai membuat beras tersebut biasa dipakai untuk industri, pembuatan pipa, kabel, dan lainnya.
"Mengandung senyawa plastik," kata Rahmat Effendi, Kamis (21/5).
sebelumnya Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindag Kop) Kota Bekasi telah menindaklanjuti kasus dugaan adanya beras palsu berbahan plastik, dengan mengirimkan sampel ke perusahaan uji laboratorium swasta dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
"Kami sudah mengirim sampel ke Sucofindo, perusahaan uji lab swasta dan BPOM. Hasilnya baru ke luar besok," jelas Herbert Panjaitan, Kabid Perdagangan Disperindag Kota Bekasi ketika dihubungi merdeka.com, Rabu (20/5).
Selain itu, petugas kepolisian juga sudah menyebar ke tujuh pasar di Bekasi untuk mengambil sampel. Herbert menjelaskan sampel tersebut juga akan diuji laboratorium.
Baca juga:
10 Berita terpopuler merdeka.com, Rabu (20/5)
Kapolda Jabar minta Krimsus & Babinkamtibmas cari beras plastik
Sampel beras plastik sudah diuji di lab, hasilnya diketahui besok
Waspada, bulan Ramadan beras plastik bisa marak beredar
Beredar beras plastik di Bekasi, Diana stop masak beras dari toko S
Tutup keran impor, Soekarwo yakin Jatim aman dari beras plastik
Beredar beras plastik, Komisi VI DPR panggil Mendag Rachmat Gobel