Wakil Wali Kota Depok berharap jumlah ojek online tak bertambah
Keberadaan ojek online di Depok, Jawa Barat saat ini sangat banyak. Di sepanjang Jalan Margonda saja di setiap tempat kerap terlihat ojek online parkir menunggu penumpang.
Keberadaan ojek online di Depok, Jawa Barat saat ini sangat banyak. Di sepanjang Jalan Margonda saja di setiap tempat kerap terlihat ojek online parkir menunggu penumpang.
Menanggapi fenomena itu, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna berharap dengan adanya Peraturan Menteri Perhubungan No 32 tahun 2016 diharapkan kuota ojek online di Depok tak bertambah.
"Harapannya sudah ya jangan bertambah. Yang sekarang saja sudah banyak sekali," kata Pradi, Rabu (22/3).
Dia berpendapat, saat ini keberadaan ojek online di sepanjang Jalan Margonda sudah sangat banyak. Hampir di setiap sisi jalan terlihat ojek online yang parkir.
"Kami minta bantuan kalau memang bermanfaat dengan berjejer mengambil penumpang, disiapkan parkir. Jangan di pinggir jalan begitu," pintanya.
Soal antisipasi jika terjadi aksi mogok sopir angkutan umum, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera menyiapkan armada.
"Kalau nanti di Depok angkot mogok, nanti kami minta armada untuk disiapkan. Itu menjadi antisipasi sementara yang bisa digunakan," pungkasnya.
Baca juga:
Curhat warga: Naik ojek mahal, naik angkutan online takut sweeping
Hindari sweeping dan bentrok, ojek online di Depok tak pakai seragam
Alasan angkot di Depok ikut mogok tolak transportasi online
13 Sopir angkot di Depok diduga provokator diamankan polisi
Terjebak macet karena crane mogok, wakil wali kota Depok marah
Imigrasi Depok sebut deposito Rp 25 juta tak efektif lindungi WNI
Polisi sudah petakan wilayah rawan narkoba di Depok