LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wakapolda Sulsel menyangkal anak buahnya jadi beking narkoba

Dia menegaskan, anggota Polri di wilayah Sulsel dan Sulbar yang terlibat narkoba itu hanya segelintir orang.

2016-04-19 14:36:48
polisi narkoba
Advertisement

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Selatan, Brigjen Polisi Gatot Eddy Pramono menolak bila dikatakan penyalahgunaan dan peredaran narkoba Sulsel dibekingi seragam coklat. Meski diketahui, sejumlah anggota polisi di Sulsel terlibat penggunaan narkoba.

"Belum layak dikatakan seragam coklat bekingi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Sulsel. Yang berbuat itu adalah oknum. Hanya satu orang berlaku demikian, jangan digeneralkan. Janganlah gunakan teori generalisasi," kata Gatot, kepada wartawan yang ditemui di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua, Selasa (19/4).

Dia menegaskan, anggota Polri di wilayah Sulsel dan Sulbar yang terlibat narkoba itu hanya segelintir orang. Sementara jumlah personel polisi di wilayah tersebut sekitar 20 ribu lebih anggota.

"Jadi persentasi polisi yang terlibat itu sangat kecil. Tidak sampai 1 persen. Bahkan hanya 0,00 sekian persen," ujar Gatot.

Seperti diketahui, kasus anggota polisi tertangkap karena narkoba Senin (18/4) atas nama Aiptu Mustari (44 thn). Mustari merupakan kepala unit Sabhara Polsek Polre di Kabupaten Bone.

Dia digeledah dan diamankan di rumahnya di perumahan Tibojong, Bone bersama istrinya oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel dipimpin AKBP Edi Tarigan dengan barang bukti 38 gram sabu. Pasutri itu kini sudah berada di Mapolda Sulsel untuk pengembangan kasus selanjutnya.

"Saya belum tahu detilnya seperti apa, bagaimana sampai dia (Aiptu Mustari) ditangkap. Yang jelas dia ditangkap karena ada proses penyelidikan sebelumnya," kata Edi.

Sebelumnya ada Brigpol Yuslim Yusuf yang anggota Polsek Mariso, Makassar yang ditangkap jajaran Polrestabes Makassar. Lalu ada Brigpol Kasrul yang anggota Polres Jeneponto, Ipda Saharuddin dari Palopo, dan masih beberapa anggota lagi.

Baca juga:
Edarkan ganja ke nelayan & pelajar, Kardiman ditangkap polisi
Simpan sabu 38 gram, personel polisi dan istri di Sulsel ditangkap
Brigpol Edi Chandra buron enam hari karena dibantu keluarga
Simpan sabu di kamar kos, Briptu DAS dibekuk
Anggota Polisi di Inhil kepergok asyik judi sambil nyabu
2 Polisi dibekuk usai pesta sabu bersama 2 warga
Polisi Sulbar yang kabur bawa 1 Kg sabu ditangkap di Jakarta

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.