Wagub Rano Karno Mampir ke Makam Ray Sahetapy, Ungkap Kenangan Paling Berkesan Bersama Mendiang Sewaktu Jadi Tokoh Antagonis
Wagub Jakarta Rano Karno mengunjungi makam aktor Ray Sahetapy setelah berziarah di makam kedua orangtuanya di Tanah Kusir.
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno alias Bang Doel mengikuti prosesi pemakaman aktor senior Ray Sahetapy. Sebelumnya Rano lebih dulu berziarah ke makam orangtuanya yang memang jaraknya tak jauh dan masih berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan.
"Memang kebetulan hari ini saya ingin ziarah ke makam sahabat saya Bang Ray Sahetapy. Yang kemarin beliau meninggal, saya enggak sempet datang ke rumah duka. Setelah saya baca beliau dimakamkan di sini, saya tunggu di sini," kata Bang Doel kepada wartawan di lokasi, Jakarta, Jumat (4/4).
Dalam kesempatan itu, dirinya mengaku telah mengenal Ray cukup lama atau sekitar tahun 1980. Apalagi, keduanya kerap bermain bersama di dunia perfilman.
Bang Doel mempunyai banyak kesan terhadap almarhum yang baru dikebumikan pada siang hari atau selepas salat Jumat.
"Yang paling berkesan buat saya opera Jakarta. Saya bersama Mas Ray itu jadi antagonis. Jadi itu paling berkesan. Dan artinya memang Ray ini orang aktor yang karakternya agak berbeda dia, serius orangnya. Setiap skenario dibaca dan enggak mau diganggu karakter dia," jelasnya.
"Luar biasa. Kita berdukalah. Tapi umur tentunya, satu-satu kita akan pulang," tambahnya.
Terakhir Bertemu Almarhum
Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan, jika dirinya terakhir bertemu dengan Ray dua tahun lalu. Selain itu, mereka juga mempunyai perkumpulan para senior aktor seperti bersama Roy Marten, Dedi Mizwar dan beberapa aktor senior lainnya.
"Memang waktu itu beliau datang ke rumah sakit, dia kan diabet. Kakinya agak luka, ada pakai sendal. Ya kita bilang udah hati-hati Ray. Ya itu 2 tahun lalu," ungkapnya.
Momen Berkesan
Selain itu, selama mengenal Ray Sahetapy. Ternyata, Bang Doel mempunyai banyak momen yang terkesan dengan almarhum.
"(Momen) Ya banyak lah. Terutama jujur, kalau dibilang berkesan kan kerja bersama. Setelah era film itu era 90an agak berakhir masuk ke televisi kan udah lama kita enggak ketemu. Jadi di zaman-zaman perfilman lah itu persahabatannya," jelasnya.
"Iya artinya Ray itu pemain serius. Dia pemain serius yang apa ya, dia cukup mempelajari tokoh yang dia perankan," pungkasnya.
Aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun. Kabar tersebut disampaikan oleh putranya, Surya Sahetapy, melalui akun media sosialnya.
Dalam unggahan tersebut, Surya Sahetapy membagikan momen berharga saat bersama mendiang ayahnya, Ray Sahetapy. Ia mengekspresikan perasaannya dengan mengucapkan selamat tinggal kepada sang ayah dengan penuh kesedihan.
Dalam keterangan yang dituliskannya, Surya menyatakan, "Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. We always cherish the memories of our time with you".